Sebagian besar yang tewas adalah siswa sekolah agama itu. Mereka terjebak di balik jendela berjeruji dan pintu tertutup.
Iklan
Pihak berwenang Malaysia masih menyelidiki penyebab timbulnya api. Sementara saksi mata menggambarkan situasi mengerikan ketika para murid berteriak-teriak dari dalam gedung. Menurut Menteri Kesehatan S. Subramaniam, enam siswa dan seorang warga dilarikan ke rumah sakit. Empat dari mereka dalam kondisi kritis.
Kebakaran di Sekolah Agama di Kuala Lumpur Renggut Puluhan Nyawa
Api memblokir jalan keluar satu-satunya di sebuah pesantren di ibukota Malaysia sehingga menewaskan sedikitnya 23 orang, kebanyakan masih usia remaja.
Foto: Reuters/A. Ananthalakshmi
Kebakaran Dini Hari
Pemadam kebakaran mendapat informasi akan kobaran api pukul 5:41 pagi waktu setempat. Kepala kepolisian Kuala Lumpur Amar Singh mengatakan, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
Foto: picture-alliance/dpa
Setidaknya 23 Korban Tewas
22 korban yang tewas adalah laki-laki dalam usia 13-17 tahun, dua lainnya guru pesantren. Singh mengatakan, mereka tewas karena tidak mendapatkan udara dan tubuh yang terbakar habis.
Foto: picture-alliance/dpa/D.Chan
Sampel DNA
Menkes Malaysia Dr. S Subramaniam menjelaskan, sampel DNA akan diambil dari tubuh korban yang hangus terbakar untuk bisa diidentifikasi. Keluarga korban juga akan disediakan bantuan psikologis.
Foto: picture-alliance/dpa/D.Chan
Korban Luka Parah
Masih ada tujuh korban di rumah sakit. Tiga dalam kondisi kritis. Enam orang dari mereka murid sekolah agama, dan seorang lagi warga yang mencoba memberi pertolongan.
Foto: Reuters/Fire & Rescue Department of Malaysia
Penyebab Kebakaran
Kepala kepolisian Singh mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan penyebab kebakaran. Mereka sedang menginvestigasi kemungkinan terjadinya listrik konslet.
Foto: Reuters/Fire & Rescue Department of Malaysia