1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

50 Tahun Kerjasama Jerman-India

21 Oktober 2008

Menteri untuk Kerjasama dan Pembangunan Jerman, Haidemarie Wieczorek-Zeul mengumumkan Senin (20/10), bantuan pembangunan bagi India, ditambah dari 302 juta menjadi 360 juta Euro.

Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Heidemarie Wieczorek-ZeulFoto: picture-alliance/ dpa


Kerjasama India-Jerman kini sudah berlangsung 50 tahun. Itu dirayakan Senin kemarin (20/10) dengan perayaan besar di New Delhi, dengan dihadiri wakil kedua negara. Menteri untuk kerjasama dan pembangunan Jerman, Heidemarie Wieczorek-Zeul dan Menteri Keuangan India, Palaniappan Chidambaram menceritakan sejarah kesuksesan hubungan Jerman-India itu. Keduanya juga menyatakan, kerjasama harus terus dilanjutkan.

Bidang Kerjasama

Kedua negara akan mempererat kerjasama di bidang energi, lingkungan dan perkembangan ekonomi yang dampaknya bisa dirasakan untuk waktu lama. Karena krisis keuangan dan perubahan iklim menunjukkan seberapa pentingnya kerjamasa dengan negara-negara ambang industri. Demikian dikatakan Heidemarie Wieczorek-Zeul.

Ia mengutarakan juga, negara-negara ambang industri, seperti halnya India tentu saja negara yang sangat maju. Tetapi di negara-negara itu juga hidup sepertiga warga termiskin dunia. Oleh sebab itu Jerman harus ikut mengusahakan, agar perkembangan ekonomi negara-negara ini termasuk India, berjalan dengan teknologi terbaik dan yang paling tidak merusak lingkungan.

Energi Yang Ramah Lingkungan

Inilah sasaran utama kerjamasama antar kedua negara. Yaitu memajukan energi yang terbarukan dan penghematan energi, melindungi kelestarian alam sekaligus memerangi kemiskinan.

Di masa depan, perlindungan lingkungan dan pemasokan energi yang ramah lingkungan akan menjadi titik berat kerjasama India dan Jerman. Menteri untuk kerjasama dan pembangunan Jerman Wieczorek-Zeul mengatakan juga, bahwa Jerman membutuhkan India. "Kami juga membutuhkan negara-negara ambang industri dalam protokol iklim yang baru, dan protokol iklim tersebut memang ditubuhkan, agar dunia dan lingkungan tidak binasa," demikian Wieczorek-Zeul.

Penyamarataan Kekayaan

Tetapi Wieczorek-Zeul juga memperingatkan, bahwa India hanya dapat berkembang dengan dengan baik dan berdampak untuk jangka panjang, jika warga miskin di negara itu juga ikut mendapat keuntungan. Oleh sebab itu, pemerintah Jerman akan memperkuat dukungannya bagi sektor keuangan India, dan mengkonsentrasikan diri pada penggalakan kredit mikro.

Dengan tujuan itu, kesempatan warga miskin untuk mendapat keuntungan dari layanan keuangan akan diperbaiki. Baru-baru ini Jerman telah menambah dana bantuannya untuk kerjasama pembangunan dengan India dari 302 juta menjadi 360 juta Euro. (ml)