Perancah konstruksi adalah pemandangan lazim kota-kota Jerman seperti di Berlin. Tapi, selain mahal, proses perencanaan dan pemasangannya memakan waktu. Di sini, Akal Imitasi atau AI bisa membantu.
Dengan produk dari perusahaan startup BauByte, merencanakan perancah hanya perlu beberapa menit, menggunakan bangunan digital dan data geospasial tiga dimensi, yang dikombinasikan dengan pengenalan imej berbasis AI. Orang hanya perlu mengisi alamat bangunan yang akan dipasangi perancah, dan mengunggah beberapa foto.
Aplikasi AI seperti yang mereka kembangkan masih langka di proyek-proyek konstruksi di Jerman. Namun demikian, semakin banyak wirausahawan mengembangkan perangkat digital untuk sektor ini. Pada pameran "Tech in Construction", berbagai perusahaan rintisan bersaing gagasan bagi proyek konstrusi masa depan.
Organisator pameran Roland Riethmüller mengungkap, AI dapat mempercepat alur kerja dan mengoptimalkan proses. Juga dapat menganalisis data dalam jumlah sangat besar. Akal imitasi memberdayakan startup untuk membantu pelanggan mendorong produktivitas. Yaitu perusahaan konstruksi, bisnis perdagangan dan arsitektur.
