1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Air Minum yang Bisa Mengurangi Sampah Plastik?

01:27

This browser does not support the video element.

23 Juli 2026

Hampir setiap hari kita minum air kemasan tanpa banyak berpikir. Padahal, di baliknya ada dua krisis yang saling berkaitan: akses air bersih yang belum merata dan sampah plastik yang terus meningkat. Lalu, apa sebenarnya hubungan antara sampah plastik dan akses air minum?

Air minum adalah kebutuhan sehari-hari, tetapi akses terhadap air minum yang aman dan ramah lingkungan di Indonesia masih menjadi tantangan. Kondisi ini membuat konsumsi air kemasan terus meningkat dan menghasilkan lebih banyak sampah plastik.

Startup WaterHub menawarkan solusi melalui stasiun isi ulang air minum tanpa kemasan plastik yang dapat mengolah berbagai sumber air, termasuk air tanah, air payau, dan air laut. Teknologi buatan dalam negeri ini diklaim mampu menekan biaya konsumsi air minum hingga 80%, sekaligus mengurangi limbah plastik dan emisi karbon.

Melisa Ester Lolindu Melisa fokus meliput politik, lingkungan, kesetaraan gender, ekonomi, dan sosial budaya.