Aksi Anti Monarki di Nepal Berlanjut
9 April 2006Iklan
KATHMANDU: Ribuan demonstran anti monarki di Nepal berupaya menyerbu rumah sakit dan membakar kendaraan milik pemerintah. Massa juga bentrok dengan polisi anti huru hara yang menembakkan gas air mata. Partai-partai besar di Nepal menyerukan pada rakyat untuk terus berdemonstrasi guna memaksa raja Gyainendra mundur. Sementara pemerintah memperluas pemberlakuan jam malam di banyak kota dan memerintahkan aparat kemanan menembak orang yang melanggar larangan tersebut. Kelompok-kelompok pro demokrasi, dengan dukungan pemberontak maois, memulai mogok umum 4 hari Kamis lalu untuk menentang sang Raja. Tahun 2005, Gyanendra menyatakan diri sebagai pemegang kekuasaan tunggal di Nepal.
