AS Desak PBB Perberat Sanksi Sudan
29 Mei 2007Washington: Amerika Serikat meminta meminta Perserikatan Bangsa-bangsa PBB untuk mengeluarkan resolusi baru yang menjatuhkan sanksi lebih berat terhadap Sudan berkaitan krisis di Darfur. Namun China yang merupakan sekutu utama Sudan, langsung menolak prakarsa Amerika. Alasan Cina, resolusi itu justru akan memperumit penyelesaian krisi Darfur. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, presiden George Bush akan memberikan pernyataan yang secara khusus menyalahkan langsung presiden Sudan Omar al-Bashir. Salah satu sanksi baru yang diupayakan Amerika, berkaitan dengan larangan berhubungan dengan perusahaan minyak yang dimiliki atau dikelola pemerintah Sudan. Krisis darfur yang melibatkan bentrokan milisi Janjaweed yang didukung pemerintah dengan pemberontak, sudah menewaskan lebih dari 200 ribu warga dan mengakibatkan tzerusirnya 2 juta penduduk. Disebut-sebut, dalam krisis kemanusiaan ini milisi Janjaweed etnis Arab melakukan pembantaian etnis atau genosida terhadap warga kulit hitam di darfur.
