1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Bagi Rusia Pemilihan Ini Sangatlah Penting

an3 Maret 2008

Seperti Dimtri Medvedev, favorit Kremlin, sejumlah warga Rusia lainpun memberikan suaranya dalam pemilihan presiden pada Minggu (02/03).

Russland Wahl Wahlkabinen in Moskau
Foto: AP

Cuaca di Moskow hari itu bisa dibilang adalah cuaca yang tidak nyaman. Salju campur hujan, jalanan becek karena salju yang setengah mencair. Namun warga Rusia tetap pergi untuk memlih.

Bagi Rusia pemilihan ini sangat penting. Walaupun hasilnya sudah diketahui. Jelas, Medvedevlah yang menjadi presiden. Tapi semakin banyak suara yang dia peroleh semakin baik untuknya. Jika banyak yang memilihnya maka ia akan merasa lebih yakin.

Demikian ujar seorang ibu yang berpakain necis. Bersama anak perempuannya ia keluar dari lokal pemungutan suara nomor 3 yang berada di gedung bekas organisasi ekonomi blok Timur COMECON. Di seberangnya terlihat gedung-gedung baru yang nantinya akan menjadi gedung apartemen mahal. Diperkirakan harga tanahnya berkisar antara 15.000 sampai 20.000 Euro per meter persegi.

Sementara di depan tempat pemungutan suara nampak sejumlah limusin mewah. Namun ada beberapa orang tua yang bisa dibilang kalah di era Rusia yang baru ini juga memberikan suaranya untuk Dimitri Medvedev.

Bukan untuk Rusia saja pemilihan ini penting, akan tetapi untuk seluruh dunia. Medvedev masih muda. Ia menguasai beberapa bahasa asing. Oleh karena itu saya berharap, kami akan dapat menjalin kemitraan baik dengan negara-negara lainnya.

Namun, sangat mengejutkan ternyata diantara para pemilih tidak terlihat orang yang mungkin memilih calon kubu komunis atau ultranasional. Begitu juga kekhawatiran bahwa Medvedev tidak akan bisa keluar dari bayangan Putin yang sudah pasti tetap menjadi tokoh terpenting di Kremlin nanti.

"Menurut saya, Vladimir Putin seharusnya tetap memegang kendali pemerintahan. Targetnya adalah Rusia yang kuat. Jika Putin menjadi perdana menteri, maka Rusia mempunyai pemimpin yang kuat.“

Para pengawas pemilihan di lokal pemungutan suara nomor 3 tidak menemukan adanya kecurangan. Seperti biasa yang ditunjuk sebagai pengawas adalah pegawai perpustakaan Lenin. Mereka mengawasi daftar peserta pemilihan dengan sangat ketat.

"Suasananya sangat baik begitu pun juga partisipasi pemilih. Ini ada kartu suara dan memang kartunya hanya untuk empat calon, tapi itu lebih baik daripada untuk satu atau dua calon saja." Ucap pengawas.

Sampai ke Kaukasus jumlah partisipan pemilihan cukup tinggi. Pemerintah Cehnya bahkan menjanjikan akan memberikan votum 98% tentunya untuk Medvedev. Sementara menurut para pengamat hasil pemilihan sudah jelas. Medvedev sepertinya sudah mengantongi 72% suara pemilih.

Namun di Rusia kecurangan dalam pemilihan selalu mungkin. Pegawai negeri begitu juga tentara dan buruh dipaksa untuk memilih Medvedev, kalau tidak mereka akan kehilangan pekerjaan mereka. Sementara dari Sankt Petersburg dilaporkan terjadi pelanggaran, dimana rekrutan baru harus menunjukkan kartu pemilihan kepada atasan mereka.

Gary Kasparov dari kubu oposisi menyebut pemilihan ini sebagai permainan. Lokal pemungutan suara telah ditutup hari Minggu (02/03) pukul 21 waktu setempat.