Menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait bahasa Prancis, Komisi X meminta penjelasan Kemendikdasmen.
Prabowo mengatakan sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis kepada siswa. Prabowo menyebut hal itu dilakukan melihat perkembangan dunia ke depanFoto: Public Domain
Iklan
Presiden Prabowo Subianto ingin Bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Waka Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menilai perlu adanya pemetaan sebaran guru Bahasa Prancis di Indonesia.
"Terkait ketersediaan SDM, kami menilai perlu dilakukan pemetaan terlebih dahulu mengenai jumlah dan sebaran guru bahasa Prancis di Indonesia. Kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan nasional, kesiapan tenaga pendidik, kurikulum, serta manfaat nyata bagi peserta didik," ujar Hadrian kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Hadrian menyebut pihaknya bakal meminta penjelasan dari Kemendikdasmen dalam Rapat Kerja mendatang. Sebab, sebelumnya juga sempat muncul wacana pengajaran bahasa Portugis.
"Namun hingga kini (pengajaran Bahasa Portugis) belum terlihat tindak lanjut yang jelas dari sisi roadmap, regulasi, maupun kesiapan implementasinya," kata Hadrian.
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia mencatatkan momen penting hubungan diplomatik kedua negara. Dari pendidikan hingga pertahanan, Macron mengunjungi Jakarta hingga Magelang bersama Presiden Prabowo.
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
Bagian dari lawatan Macron ke Asia Tenggara
Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 27–29 Mei 2025, bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Prancis. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis, mulai dari ekonomi hingga perubahan iklim. Selain Indonesia, Macron juga mengunjungi Vietnam dan Singapura dalam rangkaian lawatannya ke Asia Tenggara.
Foto: Ludovic Marin/POOL/AFP
Menghasilkan 21 kesepakatan strategis Indonesia–Prancis
Sebanyak 21 dokumen kesepakatan antara kedua negara disepakati di Istana Negara. Penandatanganan ini menandai komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperdalam kemitraan strategis lintas sektor, baik militer dan pertahanan, hingga program makan bergizi gratis yang dilakukan antarpemerintah, antarlembaga, hingga kemitraan swasta.
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
Prabowo siap buka hubungan diplomatik dengan Israel setelah Israel akui negara Palestina
"Indonesia sudah menyampaikan, begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut," ucap Prabowo dalam keterangan pers yang disampaikan di Istana Merdeka, Rabu (28/05).
Foto: Achmad Ibrahim/Pool/AP Photo
Macron kunjungi UNJ, menyapa hingga berswafoto dengan pelajar dan mahasiswa
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terpilih sebagai lokasi kunjungan Macron karena konsisten bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Prancis dan Kedutaan Prancis di Indonesia. SMA Labschool, yang berada dalam naungan Yayasan Pembina UNJ juga memiliki program kerja sama dengan Kedutaan Prancis agar siswa-siswinya bisa memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Prancis.
Foto: La Ode Muhammad Dhanurendra Pado
Macron dan Prabowo kunjungi Akademi Militer, Magelang
Salah satu poin dalam kerja sama strategis bilateral Indonesia-Prancis yang ditandatangani pada 2021 adalah meningkatkan kerja sama di bidang pelatihan dan pendidikan perwira-perwira militer. Salah satu tujuan jangka panjang dari Indonesia adalah mempersiapkan sumber daya manusia yang bisa memproduksi alutsista hasil kerja sama dengan Prancis di negeri sendiri.
Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
Pakar: Kerja sama bidang pertahanan jadi prioritas
Khairul Fahmi, pengamat pertahanan dan penggagas Institute for Security and Strategic Studies, menyatakan bahwa kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis menguat sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024.
Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
6 foto1 | 6
Hadrian mengatakan pihaknya akan memastikan terlebih dahulu apakah rencana pengajaran Bahasa Prancis benar-benar menjadi prioritas pendidikan nasional atau masih sebatas wacana. Jika kesiapan belum menyeluruh, terangnya, penerapannya sebaiknya dilakukan secara bertahap.
"Misalnya sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah-sekolah tertentu sebelum diterapkan secara lebih luas," ucap Hadrian.
"Jangan sampai publik melihat kebijakan ini hanya sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang," lanjutnya.
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi turut angkat bicara terkait wacana pengajaran Bahasa Prancis. Ia menyebut pengajaran Bahasa Prancis perlu dikaji mendalam.
"Pelajaran bahasa Perancis bukan tidak perlu, tapi memerlukan kajian yang mendalam," kata Unifah.
Menurutnya, selama sumber daya manusia (SDM) tersedia, maka pengajaran Bahasa Prancis bisa terlaksana. Namun yang dikhawatirkan yakni bila SDM guru Bahasa Prancis tidak ada.
"(Bahasa Prancis) Sebagai pilihannya boleh-boleh aja sepanjang ada kesiapan SDM-nya. Kalau SDM-nya belum ada tentu pilihannya bukan bahasa-bahasa tersebut, tetapi bahasa yang lainnya yang (SDM) siap," imbuh Unifah.
"Jadi tidak serta-merta karena itu perlu kajian yang mendalam, perlu kesesuaian, perlu kesiapan SDM, perlu membicarakan dengan para ahli yang lain gitu," lanjutnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron Menjamu Prabowo Subianto di Istana Élysée, Paris, Prancis (28/05/26)Foto: Ludovic Marin/REUTERS
Sebelumnya, Prabowo mengatakan sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis kepada siswa. Prabowo menyebut hal itu dilakukan melihat perkembangan dunia ke depan.
"Sekarang saya sudah menginstruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo.