1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
SosialJerman

Benarkah Jerman Negara Paling Narsisistik?

01:13

This browser does not support the video element.

Aisha Sharipzhan
7 Juli 2026

Para peneliti di Universitas Negeri Michigan, AS, meneliti lebih dari 45 ribu orang di 53 negara tentang sifat dan karakter mereka. Hasilnya, Jerman masuk ke dalam lima besar bersama Irak, Cina, Nepal, dan Korea Selatan, sebagai negara-negara dengan warga yang paling narsisistik.

Benarkah Jerman adalah negara paling narsis di dunia? Setidaknya, itulah hasil studi yang dilakukan para peneliti dari Universitas Negeri Michigan, Amerika Serikat.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 45 ribu responden di 53 negara ini menempatkan Jerman di posisi teratas sebagai negara dengan tingkat sifat narsisistik tertinggi. Lima besar lainnya diisi oleh Irak, Cina, Nepal, dan Korea Selatan. Sementara itu, Serbia, Irlandia, Inggris, Belanda, dan Denmark berada di posisi terbawah.

Namun, yang dimaksud bukanlah narsisisme klinis. Studi ini meneliti sifat narsis yang umum ditemukan pada orang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Para peneliti mengukur dua aspek utama, yaitu kekaguman terhadap diri sendiri (admiration) dan persaingan (rivalry). Aspek kedua menggambarkan kecenderungan seseorang untuk mudah defensif, merasa terancam, atau ingin menjatuhkan orang lain saat menghadapi persaingan.

Menariknya, Jerman hanya berada di peringkat keenam untuk aspek kekaguman terhadap diri sendiri, tetapi menempati posisi pertama dalam aspek persaingan. Bagi sebagian orang yang pernah tinggal atau berkunjung ke Jerman, hasil ini mungkin tidak terlalu mengejutkan—misalnya saat ditegur karena menyeberang sembarangan atau salah memilah sampah.

Meski begitu, peneliti mengingatkan bahwa selisih skor antarnegara sebenarnya cukup kecil. Selain itu, data penelitian dikumpulkan pada 2020, saat pandemi COVID-19 memicu stres, pembatasan aktivitas, dan perasaan diperlakukan tidak adil di banyak negara.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Self and Identity pada Desember 2025 ini juga menegaskan bahwa sifat-sifat tersebut tidak hanya dipengaruhi karakter individu, tetapi juga lingkungan. Faktor seperti persaingan status, tekanan ekonomi, hingga rasa aman dalam masyarakat dapat membentuk kecenderungan seseorang untuk bersikap lebih kompetitif atau lebih rendah hati.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait