Cina Hadapi Tantangan Berat dalam Kualifikasi Piala Dunia
24 Maret 2025
Tim nasional Cina yang dilatih Branko Ivankovic kini menghadapi tantangan besar dalam babak kualifikasi Piala Dunia. Mereka berisiko semakin jauh dari impian besar yang sudah mereka rencanakan sepuluh tahun silam.
Pelatih timnas Cina, Branko Ivankovic Foto: CFOTO/picture alliance
Iklan
Pada hari Selasa (25/03), Cina akan menjamu Australia di Hangzhou dalam pertandingan penting untuk babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Jika kalah, harapan Cina untuk langsung melaju ke Piala Dunia akan berakhir, dan mereka harus mengambil jalur yang lebih sulit untuk lolos di babak kualifikasi selanjutnya.
Sepuluh tahun lalu, saat Liga Super Cina menghabiskan ratusan juta dolar untuk mendatangkan pemain asing terkenal, federasi sepak bola nasional merilis rencana untuk menjadi kekuatan sepak bola internasional pada tahun 2050 dan salah satu tim terbaik di Asia pada tahun 2030.
Namun, seiring klub-klub Cina menghadapi masalah keuangan, para bintang asing pergi, dan liga mulai mengalami kesulitan.
Dari segi kekuatan sepak bola Asia, masih banyak yang harus dilakukan. Kekalahan 1-0 dari Arab Saudi pekan lalu menjadi kekalahan kelima dari tujuh pertandingan di putaran ketiga kualifikasi Asia, di mana Cina berada di posisi buncit Grup C.
Hanya dua tim teratas di setiap grup kualifikasi Asia yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia. Jepang mengamankan satu tempat langsung ke Piala Dunia setelah menang 2-0 atas Bahrain minggu lalu, yang membuat mereka mengumpulkan 19 poin, unggul sembilan poin dari Australia di posisi kedua, dan 10 poin lebih banyak dari Arab Saudi yang berada di posisi ketiga.
Pelatih timnas Cina, Branko Ivankovic di RiyadhFoto: Wang Dongzhen/Xinhua/IMAGO
Bahrain, Indonesia, dan Cina masing-masing mengantongi enam poin
Setelah pekan ini, hanya ada dua hari pertandingan lagi di bulan Juni untuk menentukan posisi akhir.
"Kami bermain baik melawan Arab Saudi, tapi sekarang kami harus fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Ivankovic. Timnas Cina tidak akan diperkuat Jiang Guangtai dan Gao Zhunyi yang cedera, serta Lin Liangming yang terkena kartu merah di Riyadh. "Kami akan mengevaluasi siapa yang fit dan kemudian berusaha keras untuk menang," imbuhnya.
Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan bersama oleh Korea Selatan dan Jepang tetap menjadi satu-satunya penampilan Cina di putaran final Piala Dunia.
Namun, meskipun Cina kalah dari Australia, masih ada harapan karena Asia kini memiliki delapan tempat yang dijamin di turnamen Piala Dunia yang diperluas dengan 48 tim.
Tim yang berakhir di posisi ketiga dan keempat di setiap grup di putaran ini akan melanjutkan ke tahap selanjutnya untuk memperebutkan dua tempat di turnamen yang diselenggarakan bersama oleh Kanada, AS, dan Meksiko tahun 2026 nanti.
Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!
Indonesia di bawah tekanan
Timnas Australia semakin percaya diri setelah menggasak Indonesia 5-1 di Sydney pekan lalu.
"Fokus kami sepenuhnya ke Cina," ujar pelatih Australia, Tony Popovic. "Mereka tidak banyak berubah dalam cara bermain, baik main di kandang atau tandang. Mereka bertahan dengan baik dan sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Kami harus siap menghadapi hal itu."
Patrick Kluivert, pelatih Indonesia, kini berada di bawah tekanan setelah kekalahan telak di pertandingan pertamanya. Timnya membutuhkan kemenangan melawan Bahrain di Jakarta untuk tetap menjaga peluang lolos.
"Hal positifnya adalah kami terus berjuang dan semangat tim selalu ada," kata Kluivert, yang ditunjuk pada Januari lalu. "Kami akan bereaksi dengan baik melawan Bahrain."
Berbagai Rekor Piala Dunia
Beberapa rekor piala dunia berhasil dipecahkan di Piala Dunia Qatar 2022, meski ada beberapa rekor yang sepertinya akan bertahan lama setelah ajang sepak bola empat tahunan ini berakhir.
Foto: Ebrahim Noroozi/AP/picture alliance
Pemain dengan pertandingan Piala Dunia terbanyak
Lothar Matthäus masih memegang rekor: pemain "Der Panzer" bermain sebanyak 25 kali di Piala Dunia. Pada tahun 1990, ia menjadi juara dunia. Jika Lionel Messi diturunkan di pertandingan final Piala Dunia di Qatar, dia akan bermain di 26 pertandingan. "Saya mengakuinya," kata Matthäus. Messi adalah "pesepakbola terlengkap di zaman kita". (Foto: Mathhäus melawan Argentina di Piala Dunia 1990)
Foto: Frank Kleefeldt/dpa/picture alliance
Kiper dengan pertandingan Piala Dunia terbanyak
Karena tidak lolos dari putaran grup di Qatar, rekor Manuel Neuer hanya bertambah tiga. Secara keseluruhan, dia tampil di 19 pertandingan Piala Dunia. Juara dunia 2014 - tampak di foto mengangkat trofi Piala Dunia - akan kalah dari Hugo Lloris. Kiper Prancis itu telah menyamai pencapaiannya di semifinal dan jika bermain di final, dia akan menjadi pemegang rekor baru.
Foto: picture-alliance/dpa
Pelatih dengan pertandingan Piala Dunia terbanyak
25 pertandingan - Tidak ada pelatih lain yang tampil sesering pelatih tim nasional Jerman Helmut Schön di Piala Dunia. Dia melatih Jerman selama 14 tahun. Pencapaian terbesarnya adalah memenangkan gelar Piala Dunia di Jerman pada tahun 1974. Dari pelatih di Piala Dunia 2022, pelatih Prancis Didier Deschamps paling mendekati rekornya, di tempat kelima dengan 19 pertandingan Piala Dunia.
Foto: Bongarts/Getty Images
Wasit dengan pertandingan Piala Dunia terbanyak
Pemegang rekor Piala Dunia di antara para wasit tidak berasal dari negara sepak bola besar, melainkan dari Uzbekistan. Ravshan Ermatov memimpin total sebelas pertandingan di putaran final Piala Dunia (2010, 2014 dan 2018), termasuk dua pertandingan di mana Jerman bermain: perempat final tahun 2010 melawan Argentina (4-0) dan pertandingan babak grup tahun 2014 melawan Amerika Serikat (1: 0).
Foto: picture-alliance/dpa/Tass/D. Tyrin
Gol Piala Dunia terbanyak: Miroslav Klose
Miroslav Klose mencetak 16 gol di Piala Dunia untuk Jerman. Rekornya seharusnya masih bertahan setelah Piala Dunia di Qatar - kecuali Lionel Messi mencetak lima gol dalam pertandingan terakhirnya bagi Argentina. Messi, bagaimanapun, bisa menyamai Klose di peringkat teratas dalam peringkat yang berbeda: jika Argentina menjadi juara dunia, Messi juga akan memenangkan 17 pertandingan Piala Dunia.
Foto: picture-alliance/AP Photo/C. Stache
Rekor juara dunia: Brasil dan Pelé
Brasil tidak berhasil menjuarai Piala Dunia keenam kalinya di Qatar. Tapi negara itu masih memegang rekor juara dunia. Brasil juara dunia lima kali - pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. Pelé merayakan kemenangan Brasil di Piala Dunia 1970. Dia merupakan satu-satunya pemain yang berhasil memenangkan Piala Dunia sebanyak tiga kali.
Foto: picture-alliance/dpa/Periodicos Uni
6 foto1 | 6
Iran di Ambang Kualifikasi
Iran bisa lolos ke Piala Dunia ketujuhnya jika berhasil menghindari kekalahan dari Uzbekistan di Teheran. Iran sudah mengumpulkan 19 poin dari tujuh pertandingan, unggul tiga poin dari Uzbekistan.
Uzbekistan bisa lolos ke Piala Dunia pertama mereka jika memenangkan pertandingan melawan Iran, dengan syarat beberapa hasil lainnya juga mendukung, seperti kemenangan atas Iran dan kegagalan Uni Emirat Arab serta Qatar untuk mengalahkan Korea Utara dan Kirgistan dalam pertandingan lain.
Iklan
Perhitungan Grup B
Korea Selatan kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan Oman di kandang minggu lalu, padahal kemenangan seharusnya memberi mereka keuntungan lebih besar dalam perjuangannya untuk mendapatkan tempat di Piala Dunia ke-11 berturut-turut.
Korea Selatan yang mengoleksi 15 poin kini unggul tiga poin dari Yordania yang ada di posisi kedua, menjelang pertandingan antara kedua tim tersebut di Suwon, yang terletak di selatan Seoul. Irak yang berada di posisi ketiga akan menghadapi tim Palestina di Amman, sementara Kuwait akan menjamu Oman.
ap/hp (AFP)
5 Lagu Populer di Lapangan Hijau
Lagu-lagu ini sering berkumandang di dalam stadion dan di kalangan penggemar sepak bola, walaupun sebenarnya tidak berhubungan dengan olahraga, apalagi permainan sepak bola.
Foto: picture-alliance/dpa/H.Schiffler
'Yellow Submarine,' The Beatles
Melodi Ringo Starr dari The Beatles memang sederhana — lagipula, dia tidak pandai menyanyi. Tapi kebanyakan penggemar sepak bola juga tidak pandai menyanyi. Lagu 'Yellow Submarine' memang cocok untuk untuk dinyanyikan ramai-ramai di stadion sepak bola, dengan teks yang disesuaikan untuk mendukung klub favorit.
Foto: picture-alliance/dpa/R.Naden
'Guantanamera,' Joseito Fernandez
Lagu asal dari Kuba ini sudah ada hampir 100 tahun, tetapi pertama kali menjadi 'lagu kebangsaan' fans sepak bola Jerman pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan. Kebanyakan orang hanya mengingat refrainnya, dan fans Jerman mengganti teksnya dengan kata-kata: "Hanya ada satu Rudi Völler," mengacu pada salah satu legenda sepak bola Jerman.
Foto: DW/B. Sezen
'Nel blu dipinto di blu (Volare),' Domenico Modugno
Lagu top hit Italia ini dinyanyikan oleh Domenico Modugno, menceritakan tentang langit biru di atas Roma. Tapi para fans sepak bola mengganti kata volare di bagian refrain dengan kata finale, maksudnya agar tim yang mereka dukung bisa maju sampai ke final.
Foto: picture-alliance/dpa/Publifoto
'Go West,' Village People
Lagu ini cukup populer di kalangan penggemar sepak bola dari berbagai klub, dengan teks yang disesuaikan untuk mendukung klub mereka. Fans klub Jerman Borussia Dortmund akan meneriakkan "Ole, jetzt kommt der BVB" (Ole, sekarang BVB datang), sedangkan fans klub Inggris FC Arsenal menyanyikan teks "One-nil to the Arsenal." (1-0 untuk Arsenal).
Foto: picture-alliance/dpa/E.v.Maydell
'You'll Never Walk Alone,' Gerry & The Pacemakers
'You'll Never Walk Alone,' yang aslinya berasal dari musikal Rogers and Hammerstein, adalah lagu yang paling dikenal para penggemar sepak bola. Kalau lagu lain hanya diambil melodinya, lagu ini justru teksnya yang penting. Pertama kali diadopsi oleh fans klub Inggris FC Liverpool pada 1960-an, sekarang lagunya praktis berkumandang di stadion sepak bola di seluruh dunia. (hp/ae)