1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Cina Pecahkan Rekor Laser Terkuat

12 September 2016

Ilmuwan Cina sukses bangkitkan laser pulsa ultrapendek berdaya 5 petawatt. Kondisi laser ini hanya bisa ditemukan di inti bintang atau pinggiran lubang hitam.

Symbolbild Laser im Labor
Foto: picture-alliance/dpa/Kasper

Cina Pecahkan Rekor Laser Terkuat

00:44

This browser does not support the video element.

Ilmuwan Cina buktikan diri mampu bersaing dengan ilmuwan negara maju lainnya. Belum lama ini para pakar laser dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina di Shanghai melaporkan mampu membangkitkan laser berpulsa ultra pendek dengan daya 5 petawatt (setara dengan 5 ribu trilyun watt) energi listrik.

Laser ultra pendek ini diketahui merupakan cahaya paling terang di jagat raya, yang hanya bisa ditemukan di inti bintang atau pinggiran lubang hitam. Kondisi energi sangat tinggi dalam bilangan petawatt, menurut Leng Yuxin, direktur laboratorium nasional untuk fisika laser, sangat sulit diciptakan di laboratorium.

"Pulsa laser ultra pendek di laboratorium bisa memicu kondisi fisika ekstrim yang sulit diprediksi, diantaranya terciptanya medan magnetik amat kuat dan densitas energi super tinggi," ujar Leng Yuxin.

Aplikasi siginifikan

Laser ini memiliki kemungkinan aplikasi atau terapan signifikan di bidang riset material, fisika nuklir dan kedokteran nuklir serta fisiks energi tinggi. "Misalnya bisa digunakan sebagai pisau laser proton dengan presisi tinggi untuk terapi kanker. Atau digunakan untuk memproduksi anti-materi dan mendeteksi eksistensi lubang hitam," tambah Leng Yuxin.

Aplikasi dalam bindang sains juga amat luas, terutama dalam bidang fisika partikel, akselerator elektron, sumber sinar-x super cepat serta untuk riset fisika ekstrim lainnya.

Setelah Cina sukses membangkitkan laser ultra pendek berkekuatan 5 petawatt, sejumlah negara maju di Eropa dan Amerika kini berusaha memecahkan rekor dengan laser berdaya 10 petawatt hingga akhir 2017. Setelah itu, target ambisius lainnya adalah membuat instalasi terapan laser ini hingga akhir 2018.

as/yf(rtrtv)

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait