Inflasi, utang nasional, gemuknya penyelenggaraan negara. Brasil menderita kondisi ekonomi yang sulit, beberapa di antaranya akibat ulah sendiri.
Presiden Brasil Lula da Silva di KTT G20 2024Foto: Eraldo Peres/AP Photo/picture alliance
Iklan
Dunia keuangan Brasil baru-baru ini mengalami guncangan. Jatuhnya nilai mata uang negara itu menyebabkan keriuhan dan ketegangan di kantor-kantor bank dan pemerintahan di Brasilia.
Setelah campur tangan bank sentral, akhirnya nilai tukar real Brasil bisa terhenti anjlok terhadap dolar. Sementara itu, situasi sudah agak tenang dan hal terburuk telah dihindari untuk saat ini.
Depresiasi mata uang real secara bertahap menarik perhatian pada masalah struktural yang dialami oleh negara dengan ekonomi terbesar di Amerika Latin ini. Hal ini terbukti dengan kian lemahnya daya beli yang bisa diraih dengan upah minimum di Brasil.
Saat ini, upah minimum di Brasil setara dengan hanya 251 dolar AS, atau setengahnya dari upah minimum di masa Presiden Dilma Rousseff (2011 - 2016).
Ayo berlangganan gratis newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!
Pada saat yang sama, utang nasional meningkat. "Pada pertengahan hingga akhir pemerintahan terakhir, utang pemerintah Brasil mencapai 72 persen dari produk domestik bruto (PDB). Dan sekarang utang PDB kembali ke titik tertingginya dalam sejarah, kita berada pada hampir 78 persen utang dalam kaitannya dengan PDB," kata ekonom Felipe Rodrigues dari Universitas UFF, Brasil, dalam wawancara dengan DW.
Persentase ini cukup menakutkan. Namun menurutnya masih ada peluang untuk menanggulangi kemunduran ini. Pemerintah harus bekerja sama dengan Kongres untuk menemukan cara menghemat uang.
Iklan
Utang gendut pemerintah Brasil
Beberapa kesalahan teknis juga menjadi penyebab naik utang nasional secara signifikan. "Pemerintah telah sangat meremehkan pengeluaran sosial," kata Felipe Rodrigues. Ia berbicara tentang adanya kesenjangan anggaran hingga sekitar 80 miliar real Brasil atau sekitar Rp215 triliun.
Selain itu, anggaran negara juga semakin membengkak dan mengirimkan sinyal yang salah. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, misalnya, memiliki kabinet yang terdiri dari hampir 40 kementerian.
"Jika pemerintah tidak membuat rencana, anggaran, untuk mengatasi masalah ini, akan sangat sulit," kata ekonom Gilvan Bueno kepada CNN Money. Masalahnya adalah lebih banyak anggaran yang dibelanjakan daripada yang diperoleh. "Brasil perlu menjadi lebih efisien dan melakukan beberapa reformasi."
7 Fakta Unik Tentang Brasil
Tahukah Anda bahwa negeri samba ini memiliki populasi keturunan Jepang terbanyak di dunia, setelah Jepang? Simak hal-hal menarik lainnya tentang Brasil pada galeri foto berikut.
Foto: AP
Pesta Karnaval
Karnaval adalah hari libur paling terkenal di Brasil. Biasanya digelar 46 hari sebelum Paskah. Pada masa inilah 80 persen konsumsi tahunan bir diminum. Dan 70 persen turis asing yang mengunjungi Brasil tiap tahunnya datang untuk menyaksikan pesta ini..
Foto: Getty Images/R. Dias
Patung Kristus Penebus
Mungkin ini adalah patung paling terkenal di Brasil. Patung Kristus Penebus terpilih sebagai "Tujuh Keajaiban Dunia Baru" di tahun 2007. Monumen ini mulai dibangun tahun 1931 dan didanai oleh warga Brasil.
Foto: Reuters/P. Olivares
Silva Yang Populer
Nama belakang yang paling populer di Brasil adalah "Silva". Dua sosok terkenal bernama "Silva" adalah petarung UFC Anderson Silva dan pemain sepak bola Thiago Silva.
Foto: Reuters
Orang Jepang di Brasil
Brasil memiliki warga keturunan Jepang paling banyak di dunia di luar Jepang. Ada sekitar 1,5 juta warga keturunan Jepang yang tinggal disana. Distrik Liberdade di Sao Paulo dikenal sebagai kawasan dengan banyak warga keturunan Jepang.
Foto: AFP/Getty Images
Asal-Usul Nama Brasil
Ada berbagai teori akan asal-usul nama negara Brasil. Interpretasi yang paling umum adalah kata dalam bahasa Portugis untuk kayu Brasil atau pau-brasil, pohon yang dulu banyak tumbuh di pesisir Brasil.
Foto: Reuters/U. Marcelino
Masa Tahanan Berkurang Jika Membaca
Sistem penjara di Brasil punya cara unik untuk memungkinan para tahanannya mengurangi masa hukumannya. Setiap tahanan yang membaca buku dan menulis tentangnya, bisa mengurangi masa tahanan hingga empat hari per buku. Maksimal hingga 48 hari per tahun.
Foto: picture-alliance/dpa
Sepak Bola Paling Populer
Negara ini memiliki 776 klub sepak bola profesional. Beberapa pemain paling terkenal berasal dari negara yang telah meraih lima gelar juara dunia FIFA ini.
Foto: Getty Images
7 foto1 | 7
Warga Brasil kian terjepit inflasi
Penduduk Brasil telah merasakan dampak inflasi melalui kenaikan harga pangan dan energi. Menurut data resmi, Brasil mengakhiri tahun 2024 dengan tingkat inflasi kumulatif sebesar 4,83 persen, di atas 4,5 persen yang ditetapkan oleh bank sentral.
Hasilnya, warga tidak sekadar memiliki kesan bahwa segala sesuatunya menjadi lebih mahal, mereka juga menyalahkan pemerintah saat ini atas hal ini.
Jika inflasi dan biaya hidup kian tinggi, peringkat jajak pendapat pemerintah akan turun. Hanya 27 persen pemilih, menurut laporan majalah Veja, yang secara positif menilai dua tahun pertama masa kepresidenan Lula.
Buruknya peringkat kinerja juga disebabkan oleh buruknya pengelolaan tunjangan sosial oleh pemerintah. Ratusan juta real yang dibayarkan kepada mereka yang membutuhkan telah berakhir di akun penyedia judi online.
Ini adalah hal yang memalukan bagi pemerintah, dan peraturan baru telah diperkenalkan untuk memastikan hal ini tidak akan terjadi lagi. Namun, skandal tersebut merupakan simbol kurangnya mekanisme kontrol dalam kebijakan sosial dan keuangan.
Perang, Inflasi, Krisis Energi dan Kenaikan Harga Bebani 2022
Inflasi, krisis energi, ketakutan resesi - tahun 2022 ditandai dengan dampak perang Ukraina yang memicu krisis ekonomi hingga ambruknya bursa krypto. Ekonomi global sedang tidak baik, berikut kilas balik ekonomi 2022.
Foto: picture alliance / Inderlied/Kirchner-Media
Harga bahan bakar meroket
Dampak perang yang dilakukan Rusia di Ukraina terasa secara global. Harga bahan bakar di seluruh dunia naik drastis. Di Jerman, harga Solar tembus rekor baru, yakni 2,32 Euro (sekitar Rp38.000) per liter. Sejumlah negara mengambil langkah antisipasi dan penyelamatan, yang terbukti hanya aksi sementara.
Foto: Lennart Preiss/dpa/picture alliance
Krisis suplai chips komputer
Langkah AS dan Eropa melarang sebagian ekspor chips komputer dari Cina berdampak pada sektor industri. Suplai global turun drastis, sejumlah pabrikan mobil menjadwal ulang pasokan ke pelanggan. Samsung laporkan penurunan omset sekitar 30%. Intel memindahkan sebagian produksinya ke Eropa, tapi pabrik di Jerman dengan investasi 17 miliar Euro baru akan berproduksi 2027.
Foto: Intel Corporation
Bank Sentral Eropa naikkan suku bunga
Bank Sentral Eropa untuk pertamakalinya sejak 11 tahun pada bulan Juli menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,5%, yang lebih tinggi dari prediksi. Dengan begitu tingkat suku bunga acuan di Eropa pada bulan itu mencapai 2,5%. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengumumkan, sehubungan dengan inflasi yang tinggi, akan ada kenaikkan berikutnya.
Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS
Harga energi naik drastis
Konsumen di Eropa terutama menjerit, karena harga gas dan tarif listrik naik drastis. Pasokan gas murah dari Rusia diembargo Uni Eropa, gara-gara invasinya ke Ukraina. Konsumen di Inggris, Jerman dan Spanyol harus membayar harga gas dua kali lipat lebih mahal. Toko-toko roti di Jerman juga mengeluh, karena ongkos produksi naik drastis, dan terpaksa menaikkan harga jual.
Foto: Davide Bonaldo/Zuma/picture alliance
Jaringan pipa gas Rusia disabotase
Jaringan pipa gas Rusia Nord Stream 1 dan 2 di laut Baltik dekat Bornholm, Denmark meledak dan mengalami kebocoran. NATO dan Uni Eropa menuding ada sabotase, tetapi akhirnya menghentikan pengusutan. Saat ledakan, jaringan gas sudah lama tidak dioperasikan oleh Rusia untuk memasok gas ke Eropa.
Foto: Danish Defence Command/AP/picture alliance
Bos Tesla Elon Musk akuisisi Twitter
Twitter resmi jadi milik milyarder Elon Musk. Pemilik Tesla ini membeli si burung biru seharga 44 miliar Dollar setelah proses yang alot berbulan-bulan. Setelah pembelian menyusul kekacauan. Musk mengurangi jumlah pegawai separuhnya, pengiklan menyetop order, sejumlah akun kontroversial kembali muncul dan pembersihan akun dengan centang biru dilakukan secara ugal-ugalan.
Foto: Dado Ruvic/REUTERS
Bursa mata uang Krypto bangkrut
Bursa Krypto FTX bangkrut dan pengusahanya Sam Bankman-Fried mengajukan proteksi dari para kreditor. Perusahaan yang oleh investor ditaksir bernilai 32 miliar Dollar itu ambruk hanya dalam hitungan hari. Krisis di platform perdagangan mata uang digital seperti Bitcoin, menarik pasar krypto makin dalam ke pusaran krisis.
Foto: Jonathan Raa/NurPhoto/picture alliance
Inflasi mencapai tingkat tertinggi
Jerman yang jadi lokomotif ekonomi Eropa, mencatat kenaikan harga tertinggi sejak 70 tahun terakhir. Inflasi yang diseret kenaikan harga energi dan bahan pangan, tembus angka 10%. Pemerintahan negara-negara di Asia, Eropa dan Afrika berjuang untuk mengerem inflasi, agar tidak menyeret ke krisis ekonomi yang memicu resesi. Tahun 2023 tingkat inflasi global diprediksi akan tetap tinggi. (as/pkp)
Foto: Boris Roessler/dpa/picture alliance
8 foto1 | 8
Brasil perlu seimbangkan rasio utang
Utang yang terus meningkat ini diperkirakan dapat mencapai puncaknya pada 2030 dan Brasil perlu melakukan pemangkasan anggaran, kata ekonom Gilvan Bueno. Namun, ini juga dapat berarti semakin sulitnya keadaan sosial, misalnya dalam hal peningkatan upah minimum.
Menurut angka resmi, sekitar 59 juta orang di Brasil mendapatkan penghasilan di kisaran upah minimum, dan sekitar 19 juta pensiunan menerima upah minimum.
"Langkah-langkah fiskal merupakan prioritas," kata Felipe Salto, kepala ekonom di Warren Investimentos, kepada Deutsche Welle.
"Pemerintah perlu mendorong penyesuaian fiskal yang lebih intensif yang membantu mengurangi persepsi risiko dan secara efektif menyeimbangkan kembali ekspektasi tentang kemampuan negara untuk kembali ke output utama yang memadai. Utang publik perlu dikembalikan ke keseimbangan relatif terhadap PDB."