Dikritik Mahal, FIFA 'Diskon' Tiket Piala Dunia, tapi...
18 Desember 2025
Tiket murah ini cuma tersedia dalam jumlat terbatas, terutama dibandingkan dengan total jumlah tiket Piala Dunia FIFA 2026 .
Pada Selasa (16/12) lalu, FIFA memperkenalkan kategori baru yang disebut tiket "Supporter Entry Tier", setelah mendulang protes keras dari asosiasi pendukung nasional tentang mahalnya harga tiket bagi penggemar yang ingin menonton tim nasionalnya masing-masing.
Badan pengatur sepak bola dunia itu menyebutkan tiket diskon seharga $60 (hampir Rp1 juta) akan tersedia untuk seluruh 104 pertandingan turnamen, termasuk laga final.
Perbedaan harga sangat besar karena rencana awal untuk tiket final tidak ada yang di bawah $4.000 (sekitar Rp60 juta) bagi penggemar yang membeli lewat asosiasi sepak bola nasional.
Piala Dunia yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada antara 11 Juni hingga 19 Juli tahun depan, sebabnya diyakini akan menjadi Piala Dunia termahal untuk penggemar sepanjang sejarah, bahkan jauh melampaui rekor harga di Qatar yang kaya minyak pada 2022.
Berapa tiket $60 yang tersedia, dan untuk siapa?
Tiket baru ini akan mencakup 10% dari tiket yang dialokasikan untuk Asosiasi Anggota Peserta (PMA), demikian menurut FIFA.
Dengan kata lain, dari jumlah tiket terbatas yang dialokasikan FIFA kepada asosiasi nasional untuk dijual kepada penggemar setia mereka, 10% -nya akan dibanderol dengan harga $60 (hampir Rp1 juta) itu.
FIFA menambahkan: "Secara keseluruhan, setengah dari alokasi tiket setiap PMA akan masuk kategori paling terjangkau: 40% di bawah kategori 'Supporter Value Tier' dan 10% di bawah kategori 'Supporter Entry Tier' yang baru."
FIFA menyerahkan kepada masing-masing asosiasi nasional untuk menentukan kriteria kelayakan dan proses pendaftarannya: "Mereka diminta untuk memastikan tiket ini diberikan khusus kepada penggemar setia yang memiliki keterikatan dekat dengan tim nasionalnya."
Sebagai contoh, mari ambil Skotlandia, yang asosiasi sepak bolanya telah mempublikasikan data rinci mengenai alokasi tiket untuk Piala Dunia pertamanya sejak 1998. Asosiasi sepak bola Skotlandia memiliki hampir 4.000 tiket untuk dibagikan kepada penggemar di tiga pertandingan grup di Massachusetts dan Miami, di stadion dengan kapasitas lebih dari 60.000 penonton. Berdasarkan angka 10% dari FIFA, mereka seharusnya memiliki antara 370-390 tiket seharga $60 untuk setiap pertandingan.
Selain itu, FIFA menyatakan bahwa uang tiket dan biaya administrasi bagi penggemar yang mendaftar tiket babak gugur akan dikembalikan jika tim nasional mereka gagal melaju ke babak berikutnya.
Ratusan untuk babak grup, ribuan untuk final
Harga diskon ini diumumkan seminggu setelah kritik tajam dari Football Supporters Europe (FSE), yang menyebut harga tiket Piala Dunia "gila-gilaan” dan menghitung bahwa penggemar hipotetis yang mengikuti timnya di setiap pertandingan hingga final harus mengeluarkan minimal $6.900 jika membeli tiket melalui asosiasi sepak bola nasional mereka.
Piala Dunia di tiga negara di Amerika Utara ini, yang untuk pertama kalinya akan menampilkan 48 tim menggantikan 32 tim sebelumnya, diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar bagi FIFA.
FIFA mengatakan permintaan sangat tinggi, dengan lebih dari 20 juta aplikasi tiket diterima dalam fase penjualan terbaru mereka.
Sebelum pengumuman Selasa lalu, tiket babak grup termurah untuk penggemar negara selain tuan rumah (AS, Meksiko, dan Kanada) berkisar $140 hingga $265, dengan harga lebih tinggi biasanya berlaku untuk pertandingan yang melibatkan tim bergengsi dan populer.
Delapan tahun lalu, ketika bersaing untuk menjadi tuan rumah, negara-negara penyelenggara menjanjikan bahwa ratusan ribu tiket seharga $21 akan tersedia untuk pertandingan babak grup. Untuk Piala Dunia AS 1994, tiket termahal dijual seharga $475, bukan $8.680 yang diperkirakan untuk tahun depan, benar-benar lompatan harga yang bikin penggemar pengin nangis di pinggir lapangan.
Tahap penjualan tiket lewat aplikasi telah dimulai pada tanggal 11 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga tanggal 13 Januari 2026, saat pengundian dilakukan.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Ayu Purwaningsih
Editor: Rizki Nugraha