Dokumen Epstein merupakan jutaan halaman berkas penyelidikan Amerika Serikat terkait jaringan kejahatan seksual global yang melibatkan Jeffrey Epstein. Di sejumlah negara Eropa, pengungkapan dokumen ini telah mendorong pejabat publikmeminta maaf bahkan mundur dari jabatan.
Di Jerman, Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt menyatakan belum dapat dipastikan apakah publikasi dokumen tersebut akan berdampak pada individu atau institusi di negaranya, sekaligus mengingatkan agar publik tidak gegabah mengaitkan nama-nama yang muncul tanpa bukt yang valid, termasuk mantan kanselir Angela Merkel yang disebut dalam sejumlah email.
Salah satu institusi yang sempat terseret adalah bank Jerman, Deutsche Bank, yang telah meminta maaf karena menerima Epstein sebagai klien pada 2020. Pemerintah Jerman, melalui juru bicara Stefan Kornelius, menegaskan kasus ini dipantau serius karena memiliki dimensi politik, sementara Kepolisian Kriminal Jerman memastikan setiap indikasi korban atau tindak pidana di Jerman akan diselidiki. Meski hingga kini belum ada bukti jelas aktivitas kriminal Epstein di Jerman, otoritas menyatakan masih banyak materi yang perlu diivestigasi lebih lanjut.
