1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
EkonomiIndonesia

Ekonomi RI Tumbuh 5,04%, Naik Tipis Dibanding Tahun Lalu

5 November 2025

Perekonomian Indonesia dilaporkan mencatat pertumbuhan sebesar 5,04%, naik tipis dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Menurut Menko Ekonomi Airlangga Hartarto menyebut stimulus pemerintah mampu dongkrak konsumsi.

Tanjung Priok
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung PriokFoto: Tatan Syuflana/AP/dpa/picture alliance

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi terkait ekonomi Indonesia di kuartal-III 2025 yang tumbuh 5,04% secara tahunan (year on year/yoy). Menurut Airlangga, ekonomi pada kuartal ini masih terjaga.

Airlangga menilai pertumbuhannya masih lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Ekonomi Indonesia di kuartal III-2024 tumbuh 4,95%.

"Dengan angka yang 5,04% itu berarti kita bisa menjaga di level 5%. Dibandingkan kuartal yang lalu kan juga jauh lebih baik, di kuartal year on year ya," ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).

Airlangga menjelaskan pemerintah perlu melakukan upaya ekstra agar pertumbuhan ekonomi di kuartal selanjutnya dapat mendorong target 5,2%. "Nah, upaya kita perlu lakukan di Q4 itu kita harus tingkatkan lagi ekonomi supaya angka rata-rata 5,2% bisa dicapai," imbuhnya.

Stimulus dongkrak daya beli

Airlangga juga menanggapi terkait konsumsi rumah tangga tumbuh 4,95% yoy. Angka ini sedikit melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,97% yoy di tengah pemerintah menggelontorkan sejumlah stimulus. Menurutnya, stimulus yang dianggarkan oleh pemerintah cukup untuk mendongkrak konsumsi masyarakat.

Nanas Lampung: Contoh Konsep Ekonomi Sirkular di Indonesia

03:49

This browser does not support the video element.

"Stimulus cukup karena kita sudah hitung stimulus yang tambahan kan Rp 30 triliun. Kemudian KUR masih ada Rp 50 triliun. Jadi, itu masih kita bisa dorong. Kemarin kita sudah tanda tangan akad untuk 800 ribu KUR. Nah, 800 ribu itu kalau rata-rata Rp 50 juta berarti Rp 40 triliun Jadi, sejalan dengan Rp 50 triliun yang kita mau gelontorkan," terang Airlangga.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal III 2025 ada di angka 5,04%. Terkait hal ini, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud menyebutkan jika Indonesia mengalami pertumbuhan 1,43% (q to q) dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 bila dibandingkan dengan triwulan III 2024 atau secara year on year tumbuh sebesar 5,04%. Bila dibandingkan dari triwulan II 2025 atau secara q to q, tumbuh sebesar 1,43%. Secara c to c pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,01% sepanjang Januari sampai September 2025," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (5/11).

 

Baca, Detiknews

Selengkapnya, "Ekonomi RI Tumbuh 5,04%, Airlangga: Lebih Baik dari Tahun Lalu"

 

Kaum Difabel di Indonesia Terpinggirkan?

02:48

This browser does not support the video element.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait