Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menilai Eropa harus menggandakan belanja militer jika ingin berdiri sendiri tanpa dukungan Amerika Serikat.
Mark Rutte menyebut Eropa harus menaikkan belanja militer dua kali lipat untuk mandiri dari Amerika SerikatFoto: Wiktor Dabkowski/ZUMA/picture alliance
Iklan
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Eropa tidak mampu mempertahankan diri tanpa dukungan militer Amerika Serikat (AS). Menurutnya, Eropa harus menaikkan belanja militernya lebih dari dua kali lipat jika ingin benar-benar mandiri.
"Jika ada yang berpikir di sini… bahwa Uni Eropa atau Eropa secara keseluruhan bisa mempertahankan diri tanpa AS, teruslah bermimpi. Itu tidak mungkin," kata Rutte kepada para anggota Parlemen Uni Eropa di Brussel, Senin (26/01).
Eropa dan Amerika Serikat "saling membutuhkan," lanjutnya.
Kembali Berkuasa, Trump Bikin Kebijakan Baru yang Kontroversial
Setelah dilantik kembali pada 20 Januari 2025, Donald Trump memperkenalkan kebijakan kontroversial seperti tarif tinggi, pembekuan dana internasional, hingga perubahan kebijakan luar negeri yang memicu ketegangan global.
Foto: Evan Vucci/AP Photo/picture alliance
Deportasi migran ilegal
Dalam pidato pelantikannya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan niat mendeportasi 'jutaan dan jutaan' migran ilegal. Pada minggu pertama Trump menjabat, hampir 2.400 migran ditangkap ICE, terutama yang pernah terjerat kasus hukum. Kongres AS juga telah meloloskan Lakes Riley Act, yang memungkinkan penahanan migran tanpa status sah untuk kejahatan berat dan pelanggaran ringan.
Foto: Isaac Guzman/AFP
AS mundur dari Perjanjian Paris
Pada hari pertama menjabat, Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk menarik AS dari Perjanjian Paris, yang kedua kalinya ia lakukan. Tindakan ini menuai kontroversi. "Emisi AS berperan besar dalam menentukan apakah kita bisa tetap di bawah batas 2 derajat dan 1,5 derajat," kata Laura Schäfer dari LSM lingkungan dan HAM, Germanwatch.
Foto: JIM WATSON/AFP
Hengkang dari WHO
Trump menarik Amerika Serikat keluar dari WHO. Para ahli memperingatkan langkah ini akan menghambat penanganan wabah penyakit dan masalah kesehatan global. Namun, resolusi kongres mengharuskan pemberitahuan satu tahun dan pelunasan kewajiban sehingga perintah ini baru berlaku penuh Januari 2026. Trump juga menghentikan transfer dana AS ke WHO, yang berdampak pada pendanaan organisasi tersebut.
Foto: Maksym Yemelyanov/Zoonar/picture alliance
Ganti nama Teluk Amerika
Presiden Trump menandatangani dekret untuk mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika dan mengembalikan nama Gunung Denali di Alaska menjadi McKinley. Dalam posting di X pada 27 Januari 2025, Google menyatakan akan mengikuti praktik lama untuk menerapkan perubahan nama lokasi sesuai pembaruan resmi pemerintah yang merujuk pada Geographic Names Information System (GNIS).
Foto: Roberto Schmidt/AFP/Getty Images
Rencana setop hibah dan pinjaman federal
Pada Senin (27/01), Trump menginstruksikan badan-badan federal untuk menghentikan sementara pencairan hibah dan pinjaman federal di seluruh AS. Kebijakan ini dianggap mengancam program vital seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, dan bantuan bencana. Namun, seorang hakim federal memblokir sementara rencana tersebut beberapa menit sebelum kebijakan dijadwalkan berlaku pada Selasa (28/01) malam.
Foto: Jim Watson/AFP/Getty Images
Larang atlet transgender di olahraga perempuan
Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang atlet transgender berkompetisi dalam olahraga perempuan dan anak perempuan, Rabu (05/02). Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian tindakan untuk membatasi hak LGBTQ+. Perintah ini juga menyatakan bahwa negara hanya akan mengakui dua jenis kelamin, pria dan perempuan. Sekolah yang melanggar aturan ini berisiko kehilangan dana federal.
Foto: Andres Caballero-Reynolds/AFP
Pembekuan dana USAID ke 130 negara
Keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan dana bantuan USAID telah menghentikan proyek-proyek di sekitar 130 negara, termasuk Indonesia, berdampak dramatis pada jutaan orang dan pekerja bantuan. Trump menuduh USAID melakukan pemborosan, dengan menulis di Truth Social, "Sepertinya miliaran dolar telah dicuri di USAID.” Namun, ia tidak memberikan bukti apa pun.
Foto: Sofia Toscano/colprensa/dpa/picture alliance
Satgas DOGE untuk efisiensi
Satuan Tugas Department of Government Efficiency (DOGE) dibentuk Presiden AS Donald Trump untuk merombak sistem birokrasi federal. DOGE, yang dipimpin oleh Elon Musk, bertujuan mengurangi peraturan, pengeluaran, dan staf pemerintah. Banyak pihak mengkritik minimnya transparansi dalam perekrutan tim DOGE dan mempertanyakan jika tim tersebut telah melalui pemeriksaan terkait kesesuaian dan keamanan.
Foto: Andrew Harnik/Getty Images via AFP
Keinginan AS ambil alih Gaza
Presiden Trump mengusulkan agar AS mengambil alih Jalur Gaza. Usulan ini disampaikan saat kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, Selasa (04/02). "AS akan mengambil alih Jalur Gaza dan kami juga akan melakukan sebuah pekerjaan. Kami akan memilikinya. Dan bertanggung jawab untuk membongkar semua bom berbahaya yang belum meledak dan senjata lainnya di tempat tersebut," kata Trump.
Foto: Khalil Ramzi/REUTERS
Kenaikan tarif impor baja dan alumunium
Trump mengumumkan tarif 25% untuk impor baja dan aluminium, berlaku Maret 2025. Kebijakan ini bertujuan "membuat Amerika kaya kembali," kata dia. Namun, banyak ekonom menolak asumsi ini, dan menyatakan justru merugikan semua pihak. Tarif dimaksudkan melindungi produsen dalam negeri, tetapi industri AS masih bergantung pada impor logam, yang dapat meningkatkan biaya produksi dan memicu inflasi.
Foto: IMAGO/Newscom / AdMedia
10 foto1 | 10
Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan politik di internal NATO, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump dalam beberapa pekan terakhir untuk mencaplok Greenland, wilayah semiotonom milik Denmark yang juga anggota NATO.
Trump juga sempat menyatakan akan memberlakukan tarif baru terhadap negara-negara Eropa yang mendukung Greenland. Namun, dengan bantuan Rutte, ancaman tersebut kemudian ditarik kembali setelah tercapai sebuah "kerangka" kesepakatan terkait pulau yang kaya akan mineral itu. Hingga kini, detail kesepakatan tersebut masih sangat terbatas.
NATO sendiri merupakan aliansi militer yang beranggotakan 32 negara dan diikat oleh klausul pertahanan bersama melalui Pasal 5 dalam Perjanjian Washington. Klausul ini mewajibkan setiap anggota untuk membantu membela sekutu yang wilayahnya terancam.
Mereka berkomitmen mengalokasikan 3,5% Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pertahanan inti, serta tambahan 1,5% PDB untuk infrastruktur terkait keamanan pada 2035. Dengan demikian, total belanja pertahanan ditargetkan mencapai 5% dari PDB.
"Jika Anda benar-benar ingin berjalan sendiri," kata Rutte, "lupakan bahwa Anda bisa mencapainya dengan target 5%. Itu harus 10%. Anda harus membangun kemampuan nuklir sendiri. Itu menelan biaya puluhan miliaran euro."
Prancis selama ini menyerukan agar Eropa membangun "otonomi strategis". Dukungan terhadap gagasan ini kian meningkat sejak Trump memperingatkan bahwa prioritas keamanan AS berada di wilayah lain, sehingga Eropa harus menjaga dirinya sendiri.
Namun, Rutte mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa tanpa AS, Eropa "akan kehilangan penjamin utama kebebasan kita, yaitu payung nuklir AS. Jadi, ya, semoga beruntung!"
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Muhammad Hanafi dan Adelia Dinda Sani