140709 Vorbericht Petersburger Dialog
14 Juli 2009
Walaupun tema pokok Forum Dialog Rusia-Jerman berbunyi „Jalan keluar dari krisis, dilihat dari perspektif masyarakat sipil“, kedelapan kelompok kerja tidak hanya merundingkan penanggulangan krisis keuangan global. Namun juga, usulan presiden Rusia Dmitry Medvedev untuk membentuk sebuah kelompok kerja politik guna merundingkan arsitektur baru untuk sektor keamanan dan pertahanan. Memang berapa waktu belakangan ini Medvedev berusaha meloloskan sebuah konsep demi perluasan keanggotaan baru NATO dari Eropa Timur. Menurutnya, meluasnya keangotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara hingga ke perbatasan federasi Rusia, hal ini merupakan ancaman bagi pertahanan negara itu:
„Kami tidak menginginkan konfrontasi. Perkembangan sukses Rusia hanya mungkin dipacu jika lewat kemitraan internasional yang transparan dan setiap mitra mempunyai hak yang sama. Di sinilah kami melihat terjaminnya stabilitas dunia.“
Moskow mendukung sebuah konstelasi baru tanpa persekutuan militer, yang kiranya dapat merugikan keamanan negara lain. Sementara Uni Eropa ragu dengan usulan Medvedev. Dalam pertemuan Organisasi Keamanan dan Kerjasama di Eropa OSCE di Korfu, Yunani, akhir Juni lalu, Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Javier Solana mengatakan, jangan sampai struktur mendasar NATO dan OSCE menjadi lemah.
Sedangkan perhatian kelompok kerja masyarakat sipil tertuju pada soal-soal politik dalam negeri. Rusia saat ini sedang merancang ulang undang-undang lembaga swadaya masyarakatnya. Secara mengejutkan dalam pertemuan dengan sejumlah kelompok hak asasi manusia Rusia awal tahun ini, Medvedev menyatakan kesediaannya untuk mengubah undang-undang yang dapat mempermudah pekerjaan LSM. Ketua dewan masyarakat sipil dan hak asasi manusia Ella Pamfilowa berkomentar:
„Hal ini memainkan peranan besar. Persyaratan yang mendukung perkembangan organisasi kemasyarakatan semakin baik. Halangan yang dibuat oleh pemerintah beberapa tahun lalu, kini dibatalkan. Sekarang diberlakukan persyaratan, yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas hubungan antar pemerintah Rusia dengan organisasi sipil.“
Namun Ella Pamfilowa juga menyebutkan, bahwa di bidang keuangan pun pemerintah Rusia seharusnya mengambil langkah lebih jauh.
Andreas Schockenhoff, kordinator kemitraan masyarakat sipil Rusia-Jerman menilai upaya pemerintah Rusia untuk menggantikan undang-undang LSM sebagai langkah awal penting:
„Jika sekarang, dengan diprakarsai oleh presiden, undang-undang LSM diperbaiki, saya yakin hal ini dapat menimbulkan motivasi baru dan merupakan sebuah sinyal jelas yang ditujukan pemerintah kepada masyarakat sipil. Kita membutuhkan sektor ketiga dan sektor ini tidak bertentangan dengan pemerintah. Justru sebaliknya. Sektor ketiga melengkapi pemerintah dan ekonomi, terutama jika ingin menciptakan Rusia yang modern.“
Sementara konsultasi antar pemerintah Jerman dengan Rusia baru akan digelar hari Kamis (16/7) di istana Schleißheim dekat München. Kanselir Jerman Angela Merkel bersama Presiden Rusia Dmitry Medvedev akan merundingkan kembali soal iklim, penanggulangan krisis keuangan dan Iran.
Stephan Laack / Andriani Nangoy
Editor: Hendra Pasuhuk