Keingintahuan warga Selandia Baru untuk melihat foto-foto telanjang artis Hollywood dimanfaatkan para penjahat di dunia maya untuk melakukan serangan.
Foto: picture-alliance/dpa
Iklan
Jumat malam lalu (03/09/14), diyakini, sejumlah pengguna internet meng-klik berbagai links, yang mengatakan menyediakan foto-foto telanjang artis Hollywood. Namun, tanpa disadari dengan meng-klik links-links tersebut mereka menginstal malware yang memicu serangan sehingga melumpuhkan internet. Penyedia jaringan internet Spark, butuh waktu sampai hari Minggu kemarin (07/09/14) untuk memperbaiki serangan cyber ini.
Foto-foto pribadi selebriti, termasuk milik Jennifer Lawrence, Avril Lavigne dan Rihana, dikabarkan diretas hacker dari akun iCloud mereka. Lewat Twitter, Spark memperingatkan user internet agar tidak membuka links yang menawarkan foto-foto tersebut, karena berisiko tanpa sengaja akan menginstal malware yang memicu tingginya lalu-lintas internet situs-situs luar negeri.
Internet - dimanapun dan kapanpun
Jaringan tanpa batas: menyusul booming smartphone, industri telekomunikasi kini tampil dengan apa yang disebut sebagai Wearables, seperti jam pintar. Piranti tersebut menjamin akses informasi dan komunikasi tanpa batas
Foto: the3doodler.com
Dialog dengan Jam Tangan
Raksasa Korea Selatan, Samsung, membidik pasar Wearables dengan sederet produk Galaxy Gear. Jam tangan ini seberat 74 gramm dan bisa berfungsi jika dihubungkan dengan ponsel Samsung. Selain buat foto dan telepon, jam ini bereaksi terhadap perintah suara dan mengabarkan penggunanya jika ada SMS atau telepon masuk.
Foto: picture-alliance/dpa
Menyetir mobil sembari berselancar
Sistem Sync Applink milik Ford mempermudah berselancar internet sambil berkendara. Tanpa harus memindahkan tangan dari roda kemudi, pengemudi dapat memesan kamar hotel, menyalakan musik atau berselancar di internet. Dengan produk ini Ford ingin bertransformasi dari produsen otomotif menjadi raksasa teknologi
Foto: DW/Jennifer Fraczek
Revolusi Industri Televisi
Produsen TV Loewe sedang berbenah diri dan mengembangkan piranti lunak. Pabrikan asal Jerman yang dikenal dengan televisi untuk segmen atas itu nantinya akan meluncurkan produk dengan harga terjangkau. Terutama produk Loewe diharapkan akan menjadi plattform hiburan ketimbang sekedar televisi. Pengguna harus bisa menentukan sendiri apa yang ingin dilihat dan kapan.
Foto: DW/Jennifer Fraczek
Pixel untuk Konsumen
Angka penjualan perangkat televisi yang semakin menurun memaksa produsen meluncurkan televisi generasi terbaru. Samsung mengklaim akan menjual televisi dengan layar terbesar, yakni 110 Inchi - atau sekitar 2,8 meter. Sementara ketajaman gambar dijamin dengan teknologi Ultra High Definition.
Foto: DW/Jennifer Fraczek
Bioskop Mini
Sedikit lebih kecil dan terpencil adalah Sonic Chair milik perusahaan berlabel sama yang bekerjasama dengan Zeiss. Sonic Chair menyebut penemuannya sebagai "bioskop 3D terkecil di dunia". Bentuknya yang unik dan dengan menggunakan membran khusus menciptakan suasana ruang dengar layaknya di bioskop.
Foto: DW/Jennifer Fraczek
Gabungan Tablet dan Laptop ...
Tidak cuma Televisi, pasar computer juga meluncurkan kreasi terbaru. Adalah gabungan antara tablet dengan ponsel pintar, atau tablet dengan Laptop yang menjadi primadona di pasar gadget saat ini. Contohnya adalah Acer Aspire P3, kombinasi Laptop-tablet
Foto: DW/Jennifer Fraczek
... dan tablet dengan ponsel pintar
Contoh kombinasi ponsel dan tablet - yang disebut dengan Phablet - adalah Sony Xperia Z1 Ultra. Model yang lebih kecil dapat diubah menjadi kamera saku dengan sebuah piranti tambahan. Piranti yang dilengkapi dengan lensa zoom itu dijamin menambah kualitas gambar.
Foto: picture-alliance/dpa
Melukis dalam Tiga Dimensi
Siapa yang tidak cuma ingin menonton tiga dimensi, melainkan juga menggambar, bisa mengintip piranti bernama 3Doodler ini. Pena yang pengembangannya dibayai lewat Crowdfunding ini melelehkan plastik dan mengeringkannya sekaligus.
Foto: the3doodler.com
8 foto1 | 8
Sesaat sebelum serangan dimulai, spesialis keamanan komputer Trend Micro telah mengeluarkan peringatan untuk tidak membuka link yang berhubungan dengan selebriti telanjang. Para penjahat cyber tengah menargetkan mereka yang mencari foto-foto tersebut, dikatakan Trend Micro.
"Ancaman pertama yang kami temukan berasal dari Twitter, berupa tweet yang diposting dengan tagar nama salah satu korban peretasan ini – Jennifer Lawrence.“ Trend Micro menambahkan, user yang membuka link yang menawarkan video aktris dituntun untuk mengunduh video converter yang sebenarnya merupakan piranti lunak berbahaya.
Pihak berwenang Selandia Baru mengatakan belum mengetahui siapa dalang di balik serangan yang dilancarkan dari luar negeri ini. Dan malware tersebut membangkitkan serangan DoS di Eropa.