1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
SosialIndonesia

Gerbong KRL Ditabrak KA Jarak Jauh di Bekasi

27 April 2026

Kereta Api (KA) jarak jauh menabrak kereta KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Akibat peristiwa tersebut, gerbong KRL mengalami kerusakan.

Seorang petugas teknisi dan sejumlah anggota polisi terlihat berada di lokasi kejadian setelah tabrakan mematikan antara kereta komuter dan kereta jarak jauh, di Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, 28 April 2026
Hingga Senin (27/04) pukul 21.50 WIB, evakuasi penumpang masih dilakukan petugas dan masyarakat, sejumlah penumpang yang telah dievakuasi mengalami luka-luka hingga tak sadarkan diriFoto: Willy Kurniawan/REUTERS

Peristiwa kecelakaan kereta itu terjadi pada Senin (27/04) malam. Sejumlah penumpang mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, CommuterLine tengah berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Tak lama, KA jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.

KAI menyampaikan kini tercatat ada empat korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan KA Jarak Jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Lalu tercatat sudah ada 38 korban yang sudah dievakuasi. "Tadi ada 38 orang yang sudah dievakuasi dan memang ada empat teridentifikasi meninggal dunia," ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba di lokasi.

Hancur di bagian belakang

"CommuterLine mengalami hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi naik oleh petugas," kata penumpang selamat Heri di lokasi, dilansir Antara, Senin (27/4).

Hingga pukul 21.50 WIB, evakuasi penumpang masih dilakukan petugas dan masyarakat. Sejumlah penumpang yang telah dievakuasi mengalami luka-luka hingga tak sadarkan diri.

Dalam video diterima detikcom, terlihat situasi stasiun ramai penumpang. Sesama penumpang saling membantu proses evakuasi di peron.

Ada penumpang yang tidur dan duduk di peron usai mengalami peristiwa tersebut. Ada penumpang yang menyumbat luka di kepala menggunakan handuk.

Penumpang panik

Terlihat rangkaian KRL yang tertabrak masih berada di sisi peron tersebut. Pintu KRL terbuka dan lampu yang sudah dalam keadaan mati.

"Ditabrak, panik semua orang langsung pada pecah itu semua. gerbong belakang enggak tahu selamat atau enggak, kita di depan saja mental sampai sejauh itu bagaimana yang belakang," kata penumpang, Rendi Pangestu, di lokasi.

 

Baca selengkapnya di Detiknews.

Gerbong KRL Hancur Usai Ditabrak KA Jarak Jauh di Bekasi Timur

KAI Update Korban Tabrakan Kereta di Bekasi: 4 Orang Tewas

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait