1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Gereja Kelahiran Yesus Warisan Budaya UNESCO

29 Juni 2012

Meskipun tentangan Israel, Organisasi Budaya PBB Unesco memasukkan Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem ke dalam daftar warisan budaya dunia.

In this Friday, Dec. 24, 2010 file photo, a cross is seen backdropped by the Church of Nativity, traditionally believed by Christians to be the birthplace of Jesus Christ, during a Christmas parade in the West Bank town of Bethlehem. A long-needed renovation of the Church of the Nativity is slowly getting under way in Bethlehem, the town of Jesus' birth, in the face of political and religious conflicts that have kept one of Christendom's holiest sites in a state of decay for centuries. (AP Photo/Nasser Shiyoukhi, File).
Foto: dapd

Keputusan ini diambil Komite Warisan Budaya dunia UNESCO Jumat (29/06) di St. Petersburg Rusia. Dalam pertemuan ke-21 negara anggota UNESCO di St. Petersburg,13 memberikan suara setuju, enam menolak dan dua abstain.

Secara politis, keputusan itu memberi dimensi baru, karena permohonan itu diajukan oleh Palestina. Baru 8 bulan lalu mendapat penolakan hebat dari Israel dan Amerika Serikat, Palestina menjadi anggota penuh Organisasi untuk Pendidikan, Ilmu Pengatahuan dan Budaya PBB UNESCO.

DK/CS/dpa/afp