1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Google Luncurkan Smartphone Bersensor Tiga Dimensi

21 Februari 2014

Google mengumumkan proyek penelitian yang bertujuan mengusung teknologi 3D pada. Smartphone. Proyek ini diyakini mendorong aplikasi baru pemetaan, game dan navigasi bagi tunanetra.

Foto: DW/M. Pringle

Perusahaan teknologi raksasa Google mengatakan, proyek mereka yang terkini, yang disebut "Project Tango" ini, menyuguhkan prototipe baru smartphone yang mendorong pengembang di luar Google dapat membuat aplikasi-aplikasi baru.

Pemimpin Proyek Tango, Johnny Lee, mengatakan tujuan dari proyek - yang menggabungkan teknonologi robotika dan pengolahan visi ini - adalah "untuk memberikan perangkat smartphone sebuah pemahaman manusia mengenai skala ruang dan gerak."

Membantu tunanetra

"Bagaimana jika Anda bisa menangkap dimensi rumah Anda hanya dengan berjalan-jalan dengan ponsel Anda, sebelum Anda pergi belanja mebel?" Demikian ungkap Google pada halaman web Project Tango-nya.

Apa saja yang kemungkinan bisa dilakukan dengan Google Tango, di antaranya sebagai berikut: "Bagaimana jika arah ke lokasi baru tidak sekedar berupa alamat jalan? Bagaimana rasanya jika Anda tidak pernah lagi tersesat di gedung baru? Bagaimana jika di tempat-tempat asing tunanetra bisa berorientasi tanpa bantuan? Bagaimana rasanya jika Anda bisa mencari produk dan melihat di mana raknya yang tepat di toko super besar?"

Teknologi ini juga dapat digunakan untuk "bermain petak umpet di rumah Anda dengan karakter permainan favorit Anda, atau mengubah lorong menjadi jalur pepopohon."

Smartphone dilengkapi dengan sensor yang membuat lebih dari 1,4 juta pemetaan tiga dimensi per detik.

Mitra-mitra proyek

Mitra dalam proyek ini antara lain adalah Universitas of Minnesota, Universitas George Washington, perusahaan teknologi Jerman Bosch dan Open Source Robotika Foundation.

Mitra lainnya adalah perusahaan Movidius, berbasis di California, yang membuat teknologi visi-prosesor untuk perangkat mobile dan portabel, serta menyediakan platform prosesor.

Platform kreatif

Dalam sebuah pernyataan, Movidius mengatakan tujuan proyek ini adalah "untuk mencerminkan visi manusia dengan dimensi baru, mulai dari keakuratan, kejelasannya dan realisme pada perangkat yang terhubung secara mobile serta portabel."

Ditambahkannya, "Google telah membuka arah masa depan untuk sistem visi ponsel pintar dan kami sangat gembira bisa bekerja sama dengan sebuah perusahaan yang sesuai dengan visi kami. Kami membuat aplikasi yang pada dasarnya mengubah bagaimana sebuah perangkat mobile yang digunakan untuk menjelajahi dunia di sekitar kita," kata pimpinan Movidius, Remi El-Ouazzane.

ap/yf(ap/afp)

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait