1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

8 Oktober 2026

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi. Badan Geologi Kementerian ESDM mengatakan erupsi terekam selama 4 menit lebih.

Gambar simbol: Pencatatan Anak Krakatau
Pusat pencatatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Serang, Jawa Barat- Gambar ilustrasiFoto: Levie Wardana/DW

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi. Badan Geologi Kementerian ESDM mengatakan erupsi terekam selama empat menit lebih.

"Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 08 Oktober 2026 pukul 18:28 WIB namun tinggi kolom letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 46 mm dan durasi sementara ini ± 4 menit 45 detik," demikian keterangan Badan Geologi, Kamis (8/10/2026).

Saat ini Gunung Anak Krakatau masih dalam status waspada. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati radius 2 kilometer dari kawah aktif.

Perjalanan ke Pulau Sebesi, Pulau Terdekat dari Anak Krakatau

01:55

This browser does not support the video element.

"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat. Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II (Waspada)," jelas dia.

Beberapa hari lalu  Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut diberlakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
 

Tampilan ilustrasi dari peta magma.esdm.Foto: magma.esdm.go.id

Baca selengkapnya di Detik

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Sekolah Daring saat Anak Krakatau Erupsi, Terkendala Ponsel

00:59

This browser does not support the video element.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait