Dari jumlah hari libur berbayar hingga besarnya bonus Natal, tidak semua negara Eropa memberikan perlakuan yang sama kepada pekerja selama musim liburan.
Santa Klaus bukan satu-satunya yang bekerja pada Malam NatalFoto: Jean-Christophe Bott/KEYSTONE/dpa/picture alliance
Iklan
Siapa yang bekerja paling giat saat musim Natal tiba? Banyak orang mungkin langsung memikirkan para peri di Kutub Utara dan Santa Klaus yang membagikan hadiah dengan kereta luncur. Namun, kenyataannya masih banyak pekerja lain yang juga berperan penting agar berbagai aktivitas tetap berjalan hingga akhir tahun.
Di Eropa, sebagian orang mendapat keuntungan berupa hari libur nasional berbayar. Ada juga yang mendapatkan lebih banyak hari libur di waktu lain sepanjang tahun, sebagai gantinya mereka memiliki libur yang lebih sedikit saat musim Natal.
Meski begitu, banyak orang tetap harus bekerja. Peran penting tetap dibutuhkan, seperti layanan darurat, pekerja hotel, restoran, dan toko ritel, yang justru menghadapi masa paling sibuk sepanjang tahun. Pekerja logistik juga sangat dibutuhkan untuk mengirim kartu Natal dan hadiah.
Siapa yang bisa menikmati libur Natal?
Sebagian besar orang di Eropa mendapatkan sekitar dua hingga lima hari libur nasional selama masa Natal dan Tahun Baru, yang berlangsung dari Malam Natal pada 24 Desember hingga Epifani pada 6 Januari.
Iklan
Sebagai contoh, Malta memiliki total 14 hari libur nasional dalam setahun, dengan dua hari di antaranya jatuh pada periode Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, Siprus, Slovakia, dan Rumania memiliki 15 hari libur nasional, dan sekitar sepertiganya berlangsung saat musim perayaan.
Lithuania menjadi negara dengan jumlah hari libur nasional terbanyak, yaitu 16 hari. Dari jumlah tersebut, empat hari berada di antara Malam Natal dan Hari Tahun Baru.
Kota-kota Eropa Bersinar Gemerlap Jelang Perayaan Natal
Tidak lama lagi Malam Natal tiba. Di penjuru Eropa, lampu-lampu meriah menerangi jalan. Berikut 8 kota di Eropa yang didekorasi dengan sangat indah menyambut Natal!
Foto: Tomas Tkacik/Sopa/Zuma/picture alliance
Wina, Austria
Jalan-jalan dan lapangan di pusat kota di Wina diterangi kilauan cahaya lampu, menjadikan ibu kota Austria ini sangat meriah menjelang hari raya. Di sini, Anda bisa melihat lampu Natal di sepanjang Vienna Graben, jalan yang dipenuhi pusat perbelanjaan yang biasanya dipadati pengunjung.
Foto: EVA MANHART/APA/picture alliance
Praha, Republik Cek
Sebuah pohon cemara besar yang dihias dengan meriah menyemarakkan pusat kota Praha. Sebenarnya, secara tradisional pohon-pohon tersebut tidak akan dihias hingga waktu pagi sehari sebelum Natal. Di kota ini, tersebar berbagai pasar Natal tersebar yang seolah mengundang pengunjung. Mereka bisa mencicipi trdelník, yakni kue kering yang dilapisi gula bubuk.
Foto: Hurin Martin/dpa/CTK/picture alliance
Kopenhagen, Denmark
Taman Ria Tivoli Gardens yang terkenal telah menarik pengunjung dari seluruh dunia ke Kopenhagen setiap saat sepanjang tahun. Suasananya lebih istimewa lagi menjelang Natal. Seluruh taman didekorasi untuk hari raya dan diterangi lampu. Sinterklas dan rusa kutubnya juga mengunjungi pasar Natal yang besar di sini.
Foto: Oliver Förstner/Zoonar/picture alliance
Palma, Spanyol
Mallorca, pulau di Mediterania yang paling populer bagi wisatawan Jerman, menampilkan kemegahan menjelang Natal. Salah satu yang menarik adalah pohon Natal setinggi 27 meter di depan Katedral Palma. Sekitar 4.200 elemen pencahayaan dan lebih dari 415 kilometer lampu peri menerangi ibu kota pulau tersebut.
Foto: Isaac Buj/dpa/picture alliance
Basel, Swiss
Setiap tahun, kehadiran ratusan kios dan lampu yang tak terhitung jumlahnya telah menjadikan Basel sebagai salah satu kota Natal terindah di Eropa. Pusat kota tua yang indah, termasuk Barfüsserplatz, berkilau dalam kemegahan perayaan. Banyak kios pasar Natal yang menarik wisatawan dan penduduk lokal untuk membeli oleh-oleh yang menawan.
Foto: Georgios Kefalias/KEYSTONE/picture alliance
Katowice, Polandia
Di bawah pohon Natal yang dihias dengan indah di alun-alun pasar Katowice, pengunjung dapat merasakan semangat perayaan ini. Naik ayunan kursi, bianglala, dan gelanggang es akan menyenangkan bagi tua maupun muda. Mereka yang masih perlu membeli oleh-oleh pasti bisa menemukan sesuatu yang cocok di beragam kios yang menjual dekorasi Natal, kerajinan tangan, dan kuliner khas daerah sana.
Foto: Beata Zawrzel/Nur Photo/picture alliance
London, Inggris
Setiap tahun, pohon Natal Norwegia berkilauan di Trafalgar Square di London. Pohon cemara ini adalah hadiah dari kota Oslo sebagai ucapan terima kasih atas dukungan Inggris pada masa pendudukan Nazi Jerman saat Perang Dunia II. Bagi kebanyakan orang yang lewat, ini hanyalah salah satu dari sekian banyak tempat Natal yang dihias dengan indah di ibu kota Inggris.
Foto: Krisztian Elek/SOPA Images via ZUMA Press Wire/picture alliance
Rovaniemi, Finlandia
Mungkin tidak ada tempat yang lebih bernuansa Natal daripada Rovaniemi yang bersalju di Finlandia. Tempat ini juga dikenal sebagai Desa Santa Klaus. Wisatawan dapat melintasi Lingkaran Arktik, yang melintasi desa dan ditandai dengan mercusuar ini. Konon, mercusuar ini juga membantu Sinterklas agar tidak tersesat saat pulang dari bagi-bagi hadiah. (ae/)
Foto: James Brooks/AP Photo/picture alliance
8 foto1 | 8
Namun, kenyataannya tidak selalu sederhana
Penelitian dari Hans Böckler Foundation di Jerman menunjukkan bahwa hampir satu dari sepuluh pekerja Jerman masih bekerja setelah pukul 14.00 pada Malam Natal. Hal ini terjadi karena Malam Natal bukan hari libur nasional di Jerman.
Selain itu, terdapat perbedaan antarwilayah. Pekerja di Jerman Timur lebih sering diminta untuk tetap bekerja selama periode ini. Bahkan, biasanya pekerja yang sama harus bekerja melewati pukul 14.00 setiap tahunnya.
Sementara itu, di negara-negara yang mewajibkan toko tutup pada pukul 14.00 tanggal 24 Desember, masyarakat harus memastikan semua kebutuhan sudah dibeli sebelumnya agar cukup hingga 27 Desember.
Santa Klaus Tinggal di Mana Ya?
Setiap tahunnya, anak-anak dari seluruh dunia mengirimkan keinginannya kepada St. Nicholas atau Santa Klaus, yang ternyata memiliki kantor sendiri di seantero dunia. Beberapa dari mereka juga bisa ditemui.
Foto: Rovaniemen Matkailuneuvonta
Nikolausdorf
Surat-surat yang dikirimkan kepada Santa Klaus kemungkinan besar akan tiba di Nikolausdorf di negara bagian Niedersachsen, Jerman. Santa Klaus di Jerman dinamakan Nikolaus. Selama lebih dari 50 tahun, Santa berkantor di Nikolausdorf. Bersama dengan timnya dari sekolah-sekolah lokal, dia menjawab kekhawatiran dan keinginan anak-anak. Kadang-kadang, dia juga menulis jawabannya secara pribadi.
Foto: picture-alliance/dpa/I. Wagner
Engelskirchen
Di Jerman, figur lain yang juga biasa membagikan hadiah sebelum Santa Klaus datang ke kota adalah "Christkind" atau "anak Kristus". Kantor pos-nya terletak di Engelskirchen (yang secara harfiah diterjemahkan sebagai Gereja Malaikat). Kantor pos natal di negara bagian Nordrhein-Westfalen ini setiap tahunnya menjawab sekitar 130.000 surat dari 50 negara.
Foto: picture-alliance/dpa/W. Kastl
Nürnberg
Di Nürnberg, Anda dapat bertemu langsung dengan para "Christkind", ketika mereka secara tradisional membuka Christkindlesmarkt atau pasar Natal, dengan kata-kata khidmat. Para "Christkind" ini juga akan menyapa para pengunjung setiap hari. Setiap dua tahun, seorang gadis baru akan memakai kostum dengan sayap emas dan rambut ikal berwarna pirang. Di Nürnberg, mereka dijuluki "Christkindl".
Foto: picture-alliance/dpa/D. Karmann
Steyr, Distrik Christkindl
Seorang anggota tentara AS memiliki ide untuk membangun sebuah kantor pos khusus di distrik Christkindl di Steyr, sebuah kota di Austria. Para Christkindl sudah memulainya pada 1950. Sejak itu, sudah jutaan surat dikirimkan ke tempat itu. Setiap surat balasan akan dikirimkan dengan sebuah prangko khusus.
Foto: picture-alliance/dpa/Tourismusverband Steyr
Himmelpfort
Santa Klaus sebenarnya sudah memiliki banyak pekerjaan selama masa Advent atau menjelang Natal. Ruang tamunya terletak di loteng bekas gedung sekolah di Himmelpfort, Brandenburg. Kalau membuat janji, Anda bahkan dapat mengunjunginya di sana. Di Himmelpfort, Santa Klaus berbicara lebih 15 bahasa dengan lancar, bahkan menerima surat dari Cina.
Foto: picture-alliance/dpa/B. Settnik
Rovaniemi, Finlandia
Anda dapat menemukan desa Santa di Lingkaran Arktik, Laplandia, Finlandia. Di Rovaniemi, Lingkaran Arktik itu membentang melalui "Desa Santa Klaus", yang terletak delapan kilometer di sebelah utara pusat kota, dan sudah ditandai dengan jelas. Email yang dikirimkan ke tempat ini mendapat stempel lingkaran kutub yang populer. Selain itu, sejumlah toko juga menawarkan banyak suvenir.
Foto: Rovaniemen Matkailuneuvonta
Weliki Ustjug
Karung-karung surat penggemar juga dikirimkan kepada Father Frost, personifikasi Santa Klaus dari Rusia. Pada tahun 1999, kota provinsi di sebelah utara Moskow itu secara resmi dinamai kota kelahiran dari Father Frost. Taman-taman petualangan akan menarik perhatian pengunjung sepanjang tahun, sehingga berefek positif terhadap perekonomian kota. Tingkat pengangguran di wilayah itu pun menurun.
Foto: picture-alliance/dpa/V. Smirnov
Kutub Utara
Tentu saja, Santa Klaus memiliki domisili lain di AS, yaitu di kota kecil Kutub Utara di Alaska, tempat di mana Natal dirayakan sepanjang tahun. Bahkan nama-nama jalan di kota yang didekorasi meriah itu juga kental nuansa natal : Santa Claus Lane, Snowman Lane, St. Nicholas Drive. Warga yang paling terkenal di sini adalah Santa Klaus sendiri.
Foto: picture-alliance/dpa/H. Bäsemann
Demre
Asal usul pria pembawa hadiah dengan janggut putih ini sebenarnya terletak di Turki. Uskup Agung Nicholas dari Myra dulu hidup dan tinggal di tempat yang saat ini bernama Demre. Dia disebut telah membagikan kekayaannya kepada orang-orang miskin di abad keempat. Ribuan orang melakukan ziarah tahunan ke Gereja St. Nicholas di Demre setiap 6 Desember untuk menghormatinya. (gtp/hp)
Foto: picture-alliance/Dumont/M. Tueremis
9 foto1 | 9
Pemanis saat Natal
Sebagian pekerja menerima bonus Natal berupa “thirteenth month” atau gaji bulan ke-13 yang langsung ditambahkan ke rekening mereka.
Besarnya bonus ini biasanya dihitung berdasarkan jumlah jam kerja. Di negara-negara Eropa Selatan seperti Portugal, Spanyol, Yunani, dan Italia, pemberian bonus tersebut diatur oleh hukum, meskipun pelaksanaannya bergantung pada industri dan perusahaan.
Di negara Eropa lainnya, bonus Natal umumnya diberikan sebagai kebiasaan atau tradisi, bukan sebagai kewajiban hukum.
Namun, tidak semua negara memberikan tambahan manfaat. Di Jerman dan Prancis, pemerintah sempat mengusulkan pengurangan hari libur nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini membuat waktu libur Natal menjadi semakin berharga bagi para pekerja.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Rahka Susanto
Editor: Yuniman Farid