Di era digital, hal-hal seperti memesan tiket pesawat atau kamar hotel, bahkan membeli bahan makanan kerap dilakukan secara daring. Banyak pula layanan-layanan penting yang hanya tersedia secara daring.
Meskipun demikian, hingga tahun 2024, 2,8 juta orang di Jerman yang berusia antara 16 hingga 74 tahun tidak pernah menggunakan internet, menurut data yang dirilis Kantor Statistik Jerman, Destatis, pada 10 April 2025.
Destatis menyebut kelompok yang tidak pernah menggunakan internet ini sebagai "offliner”.
Sebagian besar "offliner" ini adalah responden berusia antara 65 hingga 74. Semakin muda usia seseorang, semakin sedikit jumlah "offliner” yang dapat ditemukan.
Angka-angka yang dirilis Destatis bersumber dari survei tahunan mereka tentang penggunaan teknologi komunikasi informasi dan komunikasi berdasarkan data yang dikumpulkan di seluruh Uni Eropa.
Perkembangan AI telah melahirkan aplikasi inovatif dari berbagai negara, seperti ChatGPT dari AS dan DeepSeek dari Cina.
Foto: Bihlmayerfotografie/ImagoDeepL, sebuah perusahaan asal Jerman, telah merilis platform penerjemah berbasis AI yang diklaim mampu mengolah berbagai variasi bahasa dengan akurasi tiga kali lebih tinggi dibandingkan pesaingnya. DeepL juga dapat menerjemahkan halaman web, gambar, hingga email, serta memungkinkan pengguna untuk mengubah nada bicara menjadi formal atau informal sesuai kebutuhan.
Foto: Ralf Hirschberger/ZB/picture allianceDirilis pada November 2022, ChatGPT dari OpenAI dengan cepat menarik perhatian jagat maya karena kemampuannya membuat esai, artikel, puisi, hingga bahasa pemrograman. ChatGPT dirancang untuk aktif berinteraksi dengan pengguna dalam berbagai topik. Saat ini, dengan versi GPT-4, pengguna sudah bisa berinteraksi dengan gambar.
Foto: Jaap Arriens/NurPhoto/picture allianceDirilis oleh Google pada tahun 2023, Gemini diproyeksikan menjadi pesaing utama ChatGPT. Dengan pembaruan 2.0 Flash, Gemini mampu mengolah teks, visual, dan audio multibahasa dengan tingkat kendali yang tinggi. Model ini diklaim dapat menyelesaikan masalah dengan cara memecah instruksi pengguna menjadi tugas-tugas kecil sehingga menghasilkan jawaban yang akurat.
Foto: Jakub Porzycki/NurPhoto/picture alliance Copilot adalah aplikasi inovatif dari Microsoft yang menggabungkan Large Language Model (LLM) dengan Microsoft 365. Copilot membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi di aplikasi seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Fitur cerdasnya termasuk Bing Chat untuk pencarian interaktif, Copilot Vision untuk analisis konten, dan Think Deeper untuk solusi masalah kompleks.
Foto: Andre M. Chang/ZUMA/picture allianceAplikasi DeepSeek, yang dikembangkan oleh perusahaan Cina, memanfaatkan perangkat keras Nvidia yang lebih murah dan lawas. Meski demikian, aplikasi ini diyakini mampu menyaingi ChatGPT. Dengan model "open source"-nya, DeepSeek telah mengguncang pasar saham teknologi AS dan menjadi aplikasi AI teratas di App Store sejak peluncurannya pada Januari 2025.
Foto: Artur Widak/NurPhoto/picture alliance Rata-rata penggunaan internet di Jerman di bawah rata-rata di Eropa
Statistik menunjukkan bahwa angka 4% "offliner" di Jerman berada sedikit di bawah rata-rata Uni Eropa yang sebesar 5%.
Belanda dan Swedia memiliki jumlah pengguna internet tertinggi, dengan jumlah "offliner" kurang dari 1% dari populasi. Kroasia dan Yunani memiliki angka tertinggi "offliners", masing-masing 14% dan 11%.
Menurut International Telecommunication Union (ITU) PBB, pada tahun 2024, sekitar 32% populasi dunia tidak menggunakan internet.
"Penggunaan internet terkait erat dengan tingkat pembangunan suatu negara,” demikian dikatakan ITU.
Artikel ini diterbitkan pertama kali dalam bahasa Inggris.
Diadaptasi oleh: Sorta Lidia Caroline
Editor: Yuniman Farid