1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Hotel Camar Bantu Satwa Penerbang Bertahan Hidup

03:18

This browser does not support the video element.

Ulrike Sommer
27 Maret 2026

Di Norwegia, seorang nelayan membangun sarang di kawasan perkotaan bagi spesies burung camar yang terancam oleh perubahan iklim, predator, dan wabah penyakit. Kondisi ini melenyapkan hampir 90 persen burung laut dalam tiga dekade terakhir. Tapi, bagaimana sebuah hotel burung bisa membantu satwa-satwa penerbang ini bertahan hidup? Simak laporan berikut.

Di Seagulls Hotel tidak ada pelayan hotel, dan bisa check-in sendiri. Namun akomodasinya sesuai dengan kesenangan camar serta burung laut lainnya.

Hotel ini sudah berdiri tiga tahun. Di tahun pertama ada 55 sarang. Tahun lalu, ada 74, dan tahun ini ada 76. Begitu kata pendirinya, nelayan Norwegia bernama Jan Vidar Hansen. Ia mendirikan hotel itu, agar burung laut dapat membuat sarang dengan tenang.

Bagi burung jenis beo laut Atlantik, tebing-tebing kota Vardø, yaitu kota paling timur di Norwegia, dulunya merupakan surga. Namun sekarang, burung laut terancam perubahan iklim, predator dan penyakit.


 

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait

Topik terkait

Tampilkan liputan lainnya