Irak Mengharapkan Bantuan Jerman dan Perancis
14 Agustus 2004Iklan
BAGDAD:
Perdana Menteri sementara Ijad Allawi mengharapkan bantuan Jerman dan Perancis untuk membangun kembali di Irak. Ia berharap, kedua negara yang tahun lalu menentang invasi militer ke Irak, ikut ambil bagian untuk menciptakan kestabilan dinegaranya. Demikian dikatakan Ijad Allawi dalam wawancara dengan Majalah Berita Jerman " Der Spiegel". Ditambahkannya, sumbangan terpenting yang diharapkan adalah menghapuskan beban utang Irak. Ia tidak melihat adanya keberatan dari Amerika Serikat bagi peningkatan keterlibatan Jerman dan Perancis dibidang ekonomi di Irak. Ijad Allawi juga menyatakan, dalam waktu dekat akan memenuhi undangan Kanselir Gerhard Schröder untuk berkunjung ke Jerman.