1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Iran Mulai Lagi Pengayaan Uranium

4 Februari 2006
WINA: Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menurut laporan televisi Iran memerintahkan kembali program pengayaan uranium. Selain itu, Iran mulai hari Minggu ini tidak mengijinkan lagi pemeriksaan instalasi nuklirnya oleh para pengawas Lembaga Atom Internasional IAEA. Ini merupakan reaksi terhadap keputusan IAEA membawa sengketa program nuklir Iran ke Sidang Dewan Keamanan PBB. Resolusi IAEA diputuskan melalui 27 suara setuju dan 3 suara menolak. Lima negara, di antaranya Indonesia memberi suara abstain. Tapi resolusi tersebut masih membuka kemungkinan perundingan dengan Iran sebelum pembahasan di Dewan Keamanan. Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier menyambut keputusan Dewan Gubernur IAEA. Keputusan tersebut adalah sinyal jelas kepada pemerintah Iran mengenai kekhawatiran masyarakat internasional tentang program nuklirnya, kata Steinmeier.