1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Iran Terima Tawaran Rusia Dalam Sengketa Atom

26 Februari 2006

TEHERAN: Iran bersedia melaksanakan program pengayaan uranium di Rusia. Demikian disampaikan wakil presiden Iran, Gholamresa Agasadeh, yang juga menjabat sebagai direktur program nuklir. Ia menyampaikan hal itu setelah pembicaraan intensif dengan pimpinan delegasi Rusia, Sergei Kirijenko di instalasi nuklir Bushehr. Kedua politisi menerangkan, konsultasi akan dilanjutkan dalam waktu dekat di Rusia. Namun beberapa pejabat tinggi Rusia menyatakan skeptis, Iran akan mengambil posisi jelas sebelum 6 Maret. Badan Atom Internasional IAEA memberi batas waktu sampai 6 Maret kepada Iran sebelum membawa masalah tersebut ke Dewan Keamanan PBB.