Iran Tidak Penuhi Ultimatum DK PBB
23 Februari 2007Iklan
WINA/BERLIN: Iran tidak menghiraukan ultimatum DK PBB untuk menghentikan proses memperkaya uranium, bahkan tambah memperluas instalasi nuklirnya. Demikian dinyatakan dalam laporan Badan Pengawas Nuklir Internasional – IAEA, yang diserahkan kepada DK PBB. Dengan demikian, pemerintah di Teheran terancam sanksi internasional yang lebih keras. Dalam dokumen rahasia itu dikatakan, Iran telah memulai pemasangan 328 sentrifugal di Natans, dan jumlah yang direncanakan 3.000. Ketua Dewan Uni Eropa dan Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier menyesali sikap Iran.
