1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Terkubur Reruntuhan Jalan Layang Ambruk

1 April 2016

Tim penyelamat berjuang mengeluarkan para korban yang terkubur reruntuhan konstruksi jalan layang di Kolkata, India, yang menewaskan puluhan orang

Foto: Reuters/R. De Chowdhuri

Menggunakan gergaji, kran dan tangan kosong, para anggota tim penyelamat berusaha membersihkan reruntuhan dan tumpukan baja beton jalan dari jalan layang yang ambruk di sebuah kawasan di Kalkuta yang sibuk.

Insiden yang terjadi hari Kamis (31/03) itu menewaskan lebih dari 20 orang orang dan melukai puluhan orang lainnya. Dari timbunan puing-puing yang dibersihkan hari Jumat (01/04) pagi, lebih dari 60 orang ditarik keluar dan diselamatkan.

Jalan layang setinggi 80 meter itu runtuh di kawasan Burrabazar yang padat, mengubur hidup-hidup para pejalan kaki, mobil dan becak, demikian dikatakan pemerintah setempat. Polisi menginvestigasi insiden itu.

Ratusan personil dari Angkatan Siaga Bencana Nasional (NDRF) menggunakan mesin bor, pemotong beton dan anjing pelacak berusaha menjangkau orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan, dengan dibantu oleh tentara militer dan polisi.

Pembangunan jalan layang sepanjang 2 kilometer panjang itu dimulai pada tahun 2008, tetapi proyek tersebut lewat dari bebeberapa kali tenggat waktu penyelesaiannya karena perusahaan yang membangun mengalami kesulitan keuangan, demikian laporan media.

"Kami menyelesaikan hampir 70 persen dari pekerjaan konstruksi tanpa kecelakaan," kata K.P. Rao, pejabat perusahaan infrastruktur IVRCL, yang membangun jalan layang itu. "Kami harus menyelidiki untuk bisa mengetahui apakah keruntuhan itu karena masalah teknis atau kualitas."

CCTV footage shows collapsing flyover

00:24

This browser does not support the video element.

Jalan layang itu dirancang untuk memudahkan lalu lintas Burrabazar yang padat di Kolkata. Kasus bangunan runtuh kerap terjadi di India, di mana peraturan yang ada kurang ditegakkan dan perusahaan konstruksi sering menggunakan bahan bangunan standar.


ap/rzn (dpa/rtr/ap/afp)

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait