Jerman Hadapi Masa Kelumpuhan Politik
9 September 2008
Pergantian kepemimpinan di Partai Sosial Demokrat Jerman-SPD dari Kurt Beck ke Franz Muntefering dan penetapan Frank-Walter Steinmeier sebagai kandidat Kanselir SPD ditanggapi dalam tajuk harian-harian Eropa.
Harian liberal kiri Perancis Liberation yang terbit di Paris dalam tajuknya berkomentar :
Kini partai Sosial Demokrat SPD tidak lagi memiliki haluan yang tegas. Reformasi liberal yang dijalankan di zaman pemerintahan Gerhard Schröder justru menguntungkan kelompok ekstrim kiri. Setahun menjelang pemilu di Jerman, pemerintahan koalisi besar semakin sering macet. Hubungan antara kanselir Angela Merkel dan wakil kanselir sekaligus menteri luar negeri Frank-Walter Steinmeier sejak lama tegang. Keduanya berulangkali menyampaikan sikap politik yang bertolak belakang. Steinmeier mendukung dialog dengan Moskow, sebaliknya Merkel mengritik tajam pimpinan di Kremlin. Di saat situasi ekonomi kehabisan nafas dan politik macet, jangan diharapkan terjadinya reformasi yang penting.
Juga harian Belanda Trouw yang terbit di Den Haag menulis komentar senada :
Di bawah pimpinan Kurt Beck, SPD ibaratnya terjun bebas. Beck menyetir SPD ke haluan kiri, dengan harapan partai kiri yang sedang naik daun akan mati angin. Sebaliknya Muntefering dan Steinmeier mewakili haluan reformasi yang dimulai di zaman kanselir Gerhard Schröder. Sebagai menteri luar negeri, Steinmeier juga amat populer. Tapi ia tidak memiliki pengalaman dalam berkampanye. Defisit ini harus ditutup oleh Muntefering, tokoh politik tangguh sekaligus tokoh Sosial Demokrat yang berani.
Harian konservatif Spanyol ABC yang terbit di Madrid berkomentar :
Partai Sosial Demokrat Jerman-SPD bergerak ke kanan. Berdasarkan pengalamannya dalam koalisi besar menunjukan, resep haluan kiri tidak ampuh. Politik liberal moderat terbukti lebih sukses bagi SPD. Nominasi Frank-Walter Steinmeier menjadi kandidat kanselir SPD menegaskan perkembangan terjadinya pergeseran haluan ini. Namun perubahan haluan ini juga mengandung risiko. SPD bisa jadi kehilangan pemilih tradisionalnya dari kelompok kiri, sementara di haluan tengah akan beradu dengan partai liberal FDP.
Terakhir harian liberal Finlandia Hufvudstadbladet yang terbit di Helsinki berkomentar :
Ketua partai Kurt Beck diturunkan secara baik-baik, ketika jajaran pimpinan partai Sosial Demokrat mendiskusikan strateginya. Para pemilih di Jerman dapat saja tidak peduli siapa ketua baru partai SPD. Tapi tidak dapat mengabaikan siapa kandidat presiden dari partai Sosial Demokrat. Setahun menjelang pemilu, diumumkan menlu saat ini, Frank-Walter Steinmeier sebagai kadidat kanselir dari partai SPD. Pengumuman ini tidak mengejutkan. Yang mengejutkan hanyalah pilihan waktu untuk mengumumkannya. Dengan pengalamannya sebagai menteri luar negeri, Steinmeier dapat menjadi tokoh puncak yang bagus di Uni Eropa.