Jerman Menuntut Iran Berkompromi
28 November 2005Iklan
BERLIN: Dalam sengketa nuklir dengan Iran, Menteri Luar Negeri Jerman yang baru, Frank-Walter Steinmeier melanjutkan politik pendahulunya, Joschka Fischer. Steinmeier menuntut pemerintah Iran untuk berkompromi, dan menyatakan kesediaan negara-negara Barat untuk berunding. Demikian dinyatakannya dalam wawancara dengan harian Jerman, "Bild am Sonntag". Iran memiliki hak untuk menggunakan energi atom bagi penyediaan listrik. Tetapi kekehawatiran masyarakat dunia harus dihilangkan, bahwa Iran akan memproduksi senjata nuklir. Jika Iran tidak berkompromi, kemungkinan tidak dapat dihindari lagi, bahwa konflik akan diserahkan kepada DK PBB.
