Jerman Putuskan Paket Stimulasi Ekonomi
6 November 2008
Dalam dua tahun ke depan, pemerintah Jerman akan mengucurkan 50 miliar Euro untuk menopang investasi. Tapi tidak ada kebijakan penurunan pajak secara umum, sebagaimana yang dituntut berbagai kalangan. Menteri ekonomi Jerman Michael Glos menekankan, kebijakan ini terdiri dari berbagai langkah yang langsung mengantisipasi inti masalahnya: „Ini bukan program konjungtur seperti yang dulu-dulu. Paket ini mencakup 50 miliar Euro, yang segera bisa digunakan untuk menopang investasi di Jerman.“
Paket itu mencakup penyediaan kredit murah dari negara bagi perusahaan menengah kecil. Juga ada beberapa keringanan pajak. Misalnya bagi orang yang menggunakan jasa pertukangan, atau bagi perusahaan yang membeli mesin baru. Pemerintah juga akan melaksanakan berbagai program pembangunan infratsruktur dan perbaikan jaringan jalan. Lalu ada juga keringanan pajak bagi pembeli mobil baru. Tapi keringanan pajak mobil ini dikritik sebagian pengamat ekonomi. Menurut mereka, banyak orang Jerman yang membeli mobil impor. Jadi keringanan pajak itu tidak langsung menguntungkan perusahaan Jerman. Selain itu, keringanan pajak untuk mobil baru belum tentu merangsang orang ramai-ramai membeli mobil. Menteri keuangan Peer Steinbrück menantang para pengeritik agar mengajukan usul alternatif: „Untuk setiap solusi pasti ada saja alternatif lain. Tapi kalau ada orang yang punya solusi lebih baik, kami akan menerimanya dengan positif.“
Industri otomotif Jerman menyambut baik rencana keringanan pajak yang akan diberlakukan selama dua tahun. Keringanan pajak itu berlaku untuk mobil-mobil baru ber-emisi rendah. Mulai tahun 2011, pajak mobil di Jerman akan dihitung berdasarkan tingkat emisi, tidak seperti sekarang, berdasarkan volume mesin. Ketika ditanya apakah Jerman berharap pemilihan Obama di Amerika Serikat bisa punya dampak positif, menteri ekonomi Michael Glos menangngapi: „Tentu saja kami berharap pada efek Obama. Kami berharap disana muncul lagi optimisme. Karena situasi di Amerika Serikat memang sangat menentukan perkembangan ekonomi dunia selanjutnya.”
Paket konjungtur yanhg diluncurkan bertujuan untuk menopang pertumbuhan ekonomi, sehingga paling sedikit bisa mencapai 0,2 persen tahun 2009. Yang jelas, Jerman tidak akan bisa mempertahankan tujuan awal politik keuangannya. Yaitu menurunkan jumlah utang baru sampai mencapai nol pada tahun 2011. Tapi menteri keuangan Peer Steinbrück berjanji, konsolidasi keuangan negara tetap dilakukan dengan penuh disiplin. (hp)