Banyak pria alami masalah prostat seiring bertambahnya usia. Termasuk mantan presiden AS, Joe Biden. Itu bisa dicegah, sayangnya banyak pria sok maskulin yang lebih memilih hilang nyawa ketimbang tak bisa lagi ereksi.
Pemeriksaan meningkatkan peluang mendeteksi dan mengobati kanker prostat secara tepat waktuFoto: IMAGO/UIG
Iklan
Sering buang air kecil, kesulitan ‘pipis' dan, dalam kasus terburuk, inkontinensia atau kehilangan kendali atas kandung kemih. Gejala ini biasanya khas untuk kasus pembesaran prostat.
Meskipun penyakit ini berdampak besar pada kesejahteraan penderitanya, apa yang disebut hiperplasia prostat jinak (BPH) tergolong penyakit jinak. Artinya: Pembesaran prostat dapat diobati melalui gaya hidup yang lebih sehat, pengobatan, atau operasi.
Namun, hati-hati: Gejala BPH ini sering kali mirip dengan gejala kanker prostat, meski dua kondisi ini tidak sama. Jangan takut dulu. BPH tidak berubah menjadi kanker, tetapi karena gejala kedua penyakit ini mirip, oleh sebab itu pemeriksaan dini penting untuk membedakannya dan mendeteksi sejak dini: Apakah ini penyakit BPH atau kanker prostat.
Menurut Prostate Help Germany, lebih dari 62.000 pria didiagnosis menderita kanker prostat setiap tahunnya! Ini adalah kanker paling umum pada pria. Sayangnya, banyak orang enggan melakukan pemeriksaan medis preventif dan sering menunda-nunda pemeriksaan kesehatan prostatnya.
10 Gejala Kanker Yang Sering Diabaikan
Menurut Cancer Research UK, lebih dari setengah warga dewasa Inggris mengalami gejala yang bisa berarti kanker. Tapi hanya 2 persen yang menanggapinya secara serius. Berikut 10 gejala yang harus diperiksakan ke dokter.
Foto: Fotolia/Dasha Petrenko
Gangguan Pencernaan
Jika sistem pencernaan tidak bekerja sebagaimana mestinya atau ada kelainan bentuk tinja, ini bisa jadi gejala kanker usus, ujar Bartholomew Bevers MD. dari Anderson Cancer Center. "Ini bisa menandakan ada massa yang menghambat transit tinja dari usus besar. Anda harus ke dokter dan menjalani kolonoskopi."
Foto: Fotolia/Jiri Hera
Batuk atau Suara Serak
Batuk terus-menerus yang disertai darah harus dikhawatirkan. "Kebanyakan batuk bukan kanker," ujar Therese Bartholomew Bevers. "Tetapi batuk yang tak kunjung sembuh harus diperiksakan untuk memastikan bukan berupa kanker paru-paru."
Foto: Fotolia/Brenda Carson
Darah dalam Urin
"Jika ada darah dalam urin, ini bisa menandakan kanker kandung kemih atau kanker ginjal. Tapi lebih seringnya ini gejala infeksi saluran kemih," jelas Bartholomew Bevers. Periksa dulu infeksinya, baru menuntut metode penanganan selanjutnya.
Foto: imago/eyevisto
Sakit Tanpa Henti
"Sebagian besar rasa sakit bukan pertanda kanker. Tapi sakit yang terus menerus harus diperiksa," kata Bartholomew Bevers. "Jika misalnya Anda sering sakit kepala, bukan berarti Anda sakit kanker otak. Tapi tetap harus diperiksa. Sakit di dada bisa merupakan pertanda kanker paru-paru dan sakit di perut kanker ovarium."
Foto: Fotolia/Adam Gregor
Bahaya Tahi Lalat
Tidak semua tahi lalat berarti melanoma (jenis kanker kulit yang paling serius). Namun, tahi lalt yang tumbuh baru atau bentuknya berubah harus Anda periksakan ke dokter kulit, ujar Bartholomew Bevers.
Foto: Fotolia/ Alexander Raths
Luka Tidak Sembuh
Jika Anda punya luka yang tidak sembuh-sembuh setelah tiga minggu, Anda harus memeriksakannya ke dokter. "Seharusnya luka sembuh dengan sendirinya," kata Bartholomew Bevers. Jenis luka semacam itu bisa berupa gejala karsinoma, kanker yang dimulai di kulit atau jaringan yang melapisi atau menutupi organ-organ tubuh.
Foto: picture-alliance/dpa/Karl-Josef Hildenbrand
Pendarahan
Jika perempuan mengalamai pendarahan vaginal di luar menstruasi, ini bisa pertanda dini kanker leher rahim, sementara pendarahan dari rektum bisa mengindikasi kanker usus, papar Bartholomew Bevers.
Foto: Fotolia/absolutimages
Berat Badan Turun Drastis
"Orang dewasa susah menurunkan berat badan," ujar Bartholomew Bevers. "Tapi jika Anda menjadi kurus tanpa melakukan hal apapun, ini harus Anda curigai dan bisa mengindikasikan masalah kesehatan serius." Penyebabnya bisa jadi tumor ganas.
Foto: Fotolia/rico287
Periksa Benjolan
"Setiap Anda menemukan benjolan, baik itu benjolan baru atau benjolan yang berubah bentuk, Anda harus memeriksakannya ke dokter," kata Bartholomew Bevers. Walau ternyata benjolan hanya berupa kista yang tidak berbahaya, benjolan juga bisa berarti "kanker yang berada pada jaringan di bawah permukaan kulit. Benjolan pada payudara tentu gejala umum kanker payudara."
Foto: picture alliance/CHROMORANGE
Sulit Menelan
Ada dua jenis kanker yang berada di balik gejala ini: kanker leher dan kanker esofagus (kerongkongan). "Mereka yang mengalami gejala ini seringnya mulai memodifikasi makanan yang disantap. Seperti hanya menyantap makanan yang lunak. Padahal masalahnya mungkin lebih serius." Sumber: womenhealthsmag.com
Foto: Fotolia/Dasha Petrenko
10 foto1 | 10
Tidak seburuk yang dibayangkan
"Langkah pencegahan berfungsi untuk mendeteksi tumor sejak dini, sehingga memungkinkan untuk diobati dengan baik dan berhasil," jelas Markus Graefen dari Klinik Martini di Pusat Medis Universitas Hamburg-Eppendorf.
Iklan
"Tanpa pemeriksaan sejak dini, kita bisa kehilangan kesempatan untuk mendeteksi kanker sejak awal, karena kanker prostat biasanya tidak menimbulkan gejala di tahap awal. Gejala baru muncul ketika kanker sudah berkembang dan sering kali sudah telanjur menyebar," imbuhnya.
Banyak pria "keder" duluan karena takut pemeriksaan tersebut akan menyakitkan atau tidak nyaman. "Namun ketakutan seperti itu sama sekali tidak berdasar," tegas Graefen.
Rahasia Lawan Kanker dengan Bumbu Tepat
Indonesia punya banyak rempah-rempah yang membuat makanan jadi enak. Di samping itu sejumlah rempah-rempah mengandung rahasia berupa manfaat untuk melawan kanker, dan mengurangi sakit selama terapi.
Foto: Imago/Science Photo Library
Jahe
Jahe sudah lama digunakan untuk mengobati flu sampai sakit perut. Jahe bisa digunakan dalam bentuk segar atau dikeringkan, atau juga bubuk. Menambahkan jahe pada makanan atau menikmati produk mengandung jahe, bisa menenangkan perut saat pengobatan dan terapi untuk melawan kanker, di samping menggunakan obat anti mual dari dokter.
Foto: Fotolia/kostrez
Kunyit
Kunyit membuat warna kuning dan menyumbangkan aroma serta rasa istimewa pada makanan. Sejauh ini sudah ada riset yang membuktikan, kunyit bisa mencegah dan membantu perawatan beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker kulit. Tapi penelitian lebih menyeluruh masih harus dilakukan.
Foto: picture-alliance/Arco Images GmbH
Cabe Merah
Cabe merah mengandung capsaicin, yang bisa membantu mengatasi nyeri. Jika capsaicin digunakan pada kulit, ia menyebabkan terbentuknya molekul kecil yang disebut "substance P". Jika digunakan teratur, molekul yang digunakan sel saraf untuk berkomunikasi ini bisa bertambah jumlahnya dan berefek mengurangi nyeri. Tapi untuk penggunaan secara tepat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter pakar kanker.
Foto: Colourbox
Bawang Putih
Bawang putih mengandung kadar belerang atau sulfur dalam jumlah besar juga sejumlah kandungan unsur lain yang baik bagi kesehatan. Menurut sejumlah riset, konsumsi bawang putih bisa kurangi risiko kanker pada usus, perut, pankreas dan payudara. Bawang putih bisa dorong pencegahan kanker dengan cegah infeksi, kurangi pembentukan zat yang menguntungkan sel kanker dan mendorong regenerasi sel.
Foto: Colourbox/Nataliya Hora
Pepermin
Menurut catatan sejarah, khasiat pepermin sudah diketahui sejak ribuan tahun lalu. Tumbuhan ini terutama membantu mengatasi masalah pada pencernaan, keram pada perut dan diare. Jika pengobatan terhadap kanker atau terapi kanker menyebabkan gangguan pada perut, minum teh pepermin bisa membantu mengurangi gangguan itu. Foto: secangkir teh dengan daun pepermin (kanan).
Foto: Fotolia/Heike Rau
Camomile
Khasiat camomile bagi kesehatan juga sudah lama diketahui. Camomile bisa menolong orang yang mengalami gangguan tidur, jika dimium menjelang tidur. Jika dikumur, camomile juga bisa mengobati luka atau gangguan lain pada mulut akibat kemoterapi dan terapi dengan radiasi. Walaupun kesuksesan bisa berbeda pada tiap pasien, mencoba dan mengkonsultasikan pada dokter tidak ada salahnya.
Foto: picture-alliance/dpa/P. Pleul
Rosemary
Rempah ini adalah bumbu khas makanan yang berasal dari negara-negara di kawasan Laut Tengah. Di Indonesia, ini bisa dibeli dalam bentuk bubuk atau dikeringkan. Rosemary bisa membantu tubuh mengeluaran racun, mengurangi rasa tak enak di lidah akibat obat kanker, mencerna makanan, dan mengatasi masalah pencernaan lain yang muncul selama pengobatan kanker, juga atasi hilangnya nafsu makan.
7 foto1 | 7
Pemeriksaan pencegahan bisa selamatkan banyak nyawa
Pemeriksaan skrining dianjurkan sejak usia 45 tahun. Jika ada riwayat keluarga dengan kondisi tersebut, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin sejak usia 40 tahun.
Pemeriksaan colok dubur (DRE) merupakan jenis pengecekan yang standar. Dokter meraba prostat melalui rektum, yaitu melalui anus. Lamanya sekitar sepuluh detik. Pasien hanya merasakan sedikit tekanan.
"Selain meraba prostat, sampel darah diambil untuk menentukan kadar PSA. Itu saja. Ini adalah pemeriksaan, dan pada sekitar 90 persen pria, kedua tes tersebut normal," demikian Graefen menjelaskan prosedurnya.
Nilai PSA merupakan bagian penting dalam pemeriksaan
PSA merupakan singkatan dari "prostate-specific antigen". Protein ini hanya diproduksi oleh sel-sel prostat dan merupakan komponen penting dari cairan prostat, yang memastikan sperma dapat bergerak.
Sel ganas menghasilkan lebih banyak PSA. Hal ini dapat menyebabkan nilai PSA meningkat dan digunakan sebagai indikator awal perkembangan kanker prostat dalam perawatan pencegahan.
Kadar PSA yang tinggi dapat menjadi indikasi kanker, tetapi belum tentu demikian.
Jika kanker prostat benar-benar ada, sel kanker agresif menghasilkan sekitar sepuluh kali lebih banyak PSA daripada sel prostat yang sehat. Pada pria sehat, kadar PSA di bawah empat nanogram per mililiter.
Menengok Gejala, Penyebab dan Deteksi Dini Kanker
03:09
Prostat penting untuk reproduksi
Prostat, bersama dengan testis, adalah salah satu organ reproduksi pria. Fungsinya: Menghasilkan sebagian air mani yang mengangkut sperma, dan menyebabkan ejakulasi dengan mengontraksikan otot.
Kelenjar prostat bentuknya seperti buah kastanye. Kelenjar ini terletak di bawah kandung kemih dan di belakang rektum.
Walaupun pemeriksaan rutin merupakan hal yang lumrah bagi kebanyakan perempuan, kebanyakan pria tidak ingin tahu apa pun tentang organ mereka sendiri, karena kadang berpikir ‘jumawa‘: "Saya tidak merasakan apa pun, jadi tidak ada apa pun di bagian tubuh itu."
8 Jenis Kanker Paling Mematikan
14,1 juta orang dewasa didiagnosa dengan kanker di tahun 2012. Lebih dari 8 juta meninggal karena kanker di tahun yang sama. Jumlah yang luar biasa. Berikut 8 jenis kanker yang paling mematikan.
Foto: picture-alliance /OKAPIA
Kanker Paru-paru
Mayoritas pasien kanker paru-paru mengetahui kondisinya terlambat. Kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyebab utama kanker paru-paru adalah terekspos asap tembakau untuk jangka panjang, sekitar 80-90 persen. Tetapi mereka yang tidak merokok juga beresiko 10-15 persen terkena karsinoma paru-paru.
Foto: picture alliance/dpa
Kanker Payudara
Perempuan beresiko lebih besar terkenanya. Terutama mereka yang mendapat menstruasi di usia dini, tidak pernah melahirkan atau melahirkan di usia tua, dan memperoleh terapi pergantian hormon saat menopause. Pada pria dan perempuan faktor resiko lainnya termasuk kurang olahraga, obesitas, dan konsumsi alkohol. 5-10 persen juga disebabkan oleh gen yang diteruskan oleh orangtua ke anaknya.
Foto: Fotolia/S. Bähren
Kanker Usus Besar (Kolorektal)
Empat faktor utama yang menyebabkan kanker kolorektal adalah pola makan, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok. Jika Anda tidak ingin terkena kanker Usus, Anda harus menghindari konsumsi daging merah dan daging olahan. Sebaiknya, minuman alhokol juga dibatasi.
Foto: Fotolia/Sebastian Kaulitzki
Kanker Prostat
Seperti kanker payudara pada perempuan, kaum pria sebaiknya waspada akan kanker prostat. Jenis kanker ini tidak memiliki gejala yang nyata. Pada kanker prostat tingkat lanjut, penderita akan merasa kesulitan saat buang air kecil atau sakit pinggul dan punggung.
Foto: AP
Leukemia
Leukemia adalah kanker darah. Penyakit ini akan mempengaruhi tulang sumsum yang bertanggung jawab atas formasi sel darah putih yang sehat. Leukimia memicu produksi sel darah putih yang tidak berkembang sehingga terjadi pendarahan, memar, kelelahan dan beresiko lebih besar terkena infeksi.
Foto: Universität Tübingen
Limfoma Non-Hodgkin (NHL)
Beberapa tipe NHL butuh waktu untuk berkembang, sementara tipe lainnya bisa menjadi sangat agresif. Limfoma adalah tumor yang terbentuk dari limfosit, jenis sel darah putih. Banyak variasi NHL yang disebabkan agen menular, termasuk virus Hepatitis C, HIV, Epstein-Barr, dan Helicobacter pylori, bakteri yang menyebabkan peradangan lapisan lambung yang kronis pada manusia..
Foto: Novartis Vaccine
Kanker Pankreas
Pankreas adalah organ tubuh yang terletak di belakang lambung. Kadang terjadi pertumbuhan abnormal pada sel di pankreas yang menyebabkan kanker pankreas. Jenis kanker ini mematikan, karena hampir tidak ada gejalanya di tahap awal penyakit dan saat menjalar ke bagian tubuh lain.
Mesothelioma
Mesothelioma adalah tipe kanker yang langka. Sel mesothelium, jaringan lapisan yang berfungsi sebagai pelindung organ internal tubuh, akan terpengaruh. Akibatnya, bisa merambah ke berbagai organ tubuh sekaligus. Penyebab utama mesothelioma adalah asbestos.
Foto: picture-alliance /OKAPIA
8 foto1 | 8
Kombinasi dengan MRI adalah yang terbaik
Jika kadar PSA tinggi dan diduga ada kanker prostat, hanya lewat biopsi jaringanlah maka bisa dibuktikan ada kanker atau tidak. Selain itu, Graefen merekomendasikan MRI untuk mempersempit lokasi kemungkinan kanker sebelum biopsi semacam itu.
"Studi yang sangat bagus telah menunjukkan bahwa MRI dapat mendeteksi kanker prostat dengan lebih tepat. Dilemanya adalah biaya yang ditanggung untuk penggunaan alat ini," keluhnya.
"Pendekatan terbaik adalah menentukan kadar PSA dan kemudian melakukan biopsi prostat sistematis dengan biopsi terarah pada lesi mencurigakan di MRI," tandas Graefen, yang menjelaskan satu pendekatan yang memungkinkan: "Kemudian Anda menusuk prostat sebanyak dua belas kali dan juga mengambil biopsi dari area yang abnormal terlihat lewat citra di MRI. Prosedur rawat jalan ini memakan waktu sekitar 15 menit," paparnya.
Memang impotensi dapat saja terjadi. Saraf-saraf ini terluka selama operasi. Sekitar 30 persen pria tidak lagi mampu mendapatkan atau mempertahankan ereksi setelahnya.
Faktor inilah yang merusak kepercayaan diri dan harga diri. Selain itu, pria tersebut menjadi tidak subur. Satu-satunya cara untuk dapat memiliki anak bahkan setelah operasi prostat dan kemungkinan konsekuensinya, adalah dengan menabung sperma lebih dini.
Pasien harus siap menghadapi kenyataan bahwa kehidupan seksualnya mungkin bakal berubah. Jika terjadi masalah dengan hubungan seksual penetrasi, sering kali pria memaksakan diri dengan bantuan Viagra dan obat-obatan lainnya.
Saraf sensitif pada kepala dan penis masih terstimulasi setelah operasi, misalnya melalui sentuhan. Orgasme juga mungkin terjadi, tetapi tanpa ejakulasi. Pada pasien yang lebih muda dan dengan tumor yang terdeteksi dini, kini ada juga yang masih mungkin mempertahankan fungsi ereksi.
"Jangan takut pada pemeriksaan pencegahan," seru Graefen. "Pemeriksaan guna pencegahan bisa sangat menenangkan jika hasilnya tidak menunjukkan adanya kecurigaan terhadap kanker prostat, dan ini seringkali terjadi. Namun, jika ternyata memang ada kanker yang berkembang, pemeriksaan pencegahan bisa menyelamatkan nyawa," pungkasnya.
*Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman