Kanselir Jerman Bertemu PM Cina Wen Jiabao
27 Agustus 2007
Cuaca tampak cerah di lapangan Tiananmen di Beijing, saat Senin pagi tepat pukul 9.30 waktu setempat, mobil limosin kanselir Jerman Angela Merkel tiba di depan Gedung Kongres Rakyat Nasional. Perdana Menteri Cina Wen Jiabao menyambut Merkel dengan penghormatan militer. Hymne lagu kebangsaan mengalun bersamaan dengan tembakan penghormatan sebanyak 19 kali.
Kemudian Wen Jiabao dann Angela Merkel berbicara selama kurang lebih satu jam. Dalam konperensi yang dilakukan setelahnya, Wen Jiabao menekankan ketidaksetujuannya bahwa ada anggapan hubungan antara Cina dan Jerman memburuk di bawah pemerintahan Merkel.
„Secara terbuka saya katakan, bahwa memang ada perubahan yang terjadi. Namun, perubahan ini mengacu pada hubungan yang lebih baik dan bukan memburuk.“
Kanselir Merkel juga memuji hubungan kerjasama yang erat dengan Wen Jiabao, termasuk pertemuan dan pembicaraan melalui telepon yang rutin mereka lakukan. Bagi Merkel, kelanjutan kerjasama dengan Wen perlu difokuskan terhadap tiga hal penting.
„Hari ini, selain membicarakan perkembangan hubungan perekonomian, kami juga membahas perlindungan kepemilikan dan tema kualitas produk serta perlindungan iklim.“
Berita yang terbaru mengenai adanya usaha dari para hacker komputer di Cina untuk menerobos sistem komputer pemerintahan Jerman dann tuduhan adanya mata-mata industri ditanggapi dengan janji Wen Jiabao untuk meyelidiki kasus para hacker.
„Sikap saya sama dengan kanselir Merkel. Perlindungan kepemilikan bukan hanya tema antara hubungan kedua negara melainkan juga tuntutan bagi perkembangan Cina.“
Tentang tema perlindungan iklim, Cina juga tampak sepakat. Cina sadar akan bahaya perubahan iklim. Banjir di wilayah selatan dan kekeringan di wilayah utara mengancam nasib panen di musim gugur. Pemindahan pemukiman 200 ribu orang dari provinsi Ningxia juga didiskusikan karena disana tidak lagi turun hujan semenjak empat tahun terakhir. Namun, menurut Wen, Cina berpegang pada prinsip ‚bersama, tapi di bawah tanggung jawab yang berbeda’. Dengan kata lain, negara-negara industri diharapkan turut memegang andil.
„Bagi perkembangan di Cina, kami membutuhkan sumber daya alam dan ini akan berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Tapi kami sudah mengenali masalah ini. Dan kami tidak akan mengulang kesalahan kami. Yaitu, mengotori dan kemudian membersihkannya lagi. Kami akan berusaha membangun sumber energi yang hemat dan masyarakat yang ramah lingkungan.“
Jerman dan Cina menyepakati kerjasama dalam usaha perlindungan lingkungan hidup.
Usai bertemu dengan Wen Jiabao, kanselir Merkel bertemu dengan Presiden Cina Hu Jintao. Dalam kunjungan kedua Merkel ke Cina, 35 tahun hubungan Jerman-Cina dirayakan dan pameran mengenai Jerman akan digelar di berbagai pelosok Cina selama tiga tahun. Yang agak lain dari kunjungan Merkel sebelumnya, adalah hanya ada satu perjanjian bisnis yang ditandatangani. Yaitu, dari perusahaan ThyssenKrupp senilai 150 juta Euro.