Kanselir Jerman ke Cina
25 Agustus 2007
Hubungan Cina dan Jerman tahun ini sempat mendingin. Awal tahun parlemen Jerman mengeluarkan yang mengeritik buruknya situasi buruh di Cina bagi pemerintah Cina merupakan serangan besar.
Jerman dikenal banyak orang di Cina. Tidak hanya karena Jerman merupakan mitra dagang Cina yang penting di Eropa. Sebagian masyarakat Cina memiliki kesenangan yang hampir semuanya berhubungan dengan Jerman, yaitu mobil, sepakbola dan bir. Namun jika foto Angela Merkel diperlihatkan pada orang-orang yang lalu lalang di sebuah jalan di Beijing timur, kadang mereka tertukar antara Angela Merkel dengan Hillary Clinton atau Lady Diana. Bukan masalah serius memang, toh dua dari delapan orang yang ditanya, mengenali wajah Kanselir Jerman. Seorang pemilik toko ketika diperlihatkan foto Merkel:
„Bukannya ini Kanselir Jerman, Merkel atau siapa ya? Perempuan kuat. Saya melihatnya di majalah atau surat kabar. Saya rasa pendahulu-pendahulunya lebih ramah pada Cina.“
Ternyata gaya Angela Merkel yang datar tidak disukai para pemimpin Cina, tidak seperti gaya pendahulunya Gerhard Schröder yang santai. Schröder juga gemar melakukan transaksi jual beli reaktor nuklir tanpa persetujuan sebelumnya dari negara Eropa lainnya atau mitra koalisinya. Selain itu Schröder juga dengan mudah mencabut embargo senjata terhadap Cina. Usahanya yang terakhir memang tidak berhasil, tapi setidaknya Schröder meninggalkan kesan bersahabat di Cina. Pendapat yang sama juga dilontarkan oleh Profesor Gu Junli. Menurut pakar studi Jerman dari Akademi Ilmu-ilmu Sosial dan ilmuwan yang dekat dengan pemerintah Cina tersebut, hubungan Cina dan pemerintah Jerman saat ini mendingin. Profesor Gu memiliki beberapa alasan. Salah satunya adalah haluan politik luar negeri Jerman yang kini lebih dekat pada Amerika Serikat. Alasan kedua yang dikemukakan Profesor Gu adalah karena sifat tertutup pemerintah Cina, Angela Merkel dan pemerintahannya tidak cukup kenal dengan pemerintah Cina. Alasan ketiga Profesor cukup mengejutkan:
“Dia berasal dari eks Jerman timur. Merkel masih mendapatkan kesan pemerintah komunis Jerman timur. Dan Merkel memandang pemerintah Cina yang dipimpin partai komunis mirip dengan Jerman timur dulu.“
Bisa jadi karena pengalaman sebelumnya di masa Jerman timur, dalam kunjungan pertama ke Cina Angela Merkel secara demonstratif mengungkapkan perbedaan pendapatnya. Para cendekiawan kritis seperti Liu Xiaobo tidak akan pernah melupakan saat itu:
„Saya memandang pemerintahan Merkel memiliki sikap yang berbeda dengan pemerintahan Schröder dalam hal hak azasi manusia. Dan itu tentu saja berpengaruh. Pemerintah Cina tidak kuatir dengan pendapat dalam negeri. Tapi lebih kuatir pada kritik dari luar negeri. Karena pemerintah Cina ingin memapankan citra keterbukaan seperti yang dijalankan perdagangan luar negerinya.“
Pasca hubungan yang mendingin Cina menunjukkan sikap yang bersahabat. Profesor Gu Junli menilai titik baliknya terjadi ketika Presiden Jerman Horst Köhler melawat ke Cina bulan Mei lalu. Kini, tidak seperti biasanya surat kabar pemerintah menempatkan berita mengenai rencana kunjungan Merkel ke Beijing di halaman depan. Hari Rabu (29/08), Jerman menjadi negara tamu dalam pameran buku Beijing. Peringatan 35 tahun hubungan bilateral Cina-Jerman yang akan dirayakan dengan pameran tiga tahunan tersebut, yang merupakan ajang perkenalan diri Jerman di Cina. Dalam agenda kunjungan Merkel, Presiden Cina juga akan meluangkan waktu yang cukup banyak dengan Kanselir Jerman dan diharapkan bisa meyakinkan Cina dengan topik intinya, perlindungan iklim.