1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Merkel Bertemu Pimpinan Oposisi Ukraina

Nina Werkhäuser18 Februari 2014

Kanselir Jerman Angela Merkel menemui Vitali Klitschko dan Arseni Yatsenyuk di Berlin. Jerman menyambut kompromi antara pemerintah dan oposisi Ukraina yang berhasil meredakan ketegangan.

Foto: JOHANNES EISELE/AFP/Getty Images

Tokoh oposisi Arseni Yatsenyuk belum percaya Presiden Yanukovych benar-benar mencari penyelesaian politik. "Presiden Yanukovych hanya ingin mengulur waktu dengan melakukan perundingan terus menerus", kata Yatsenyuk yang pernah menjadi Menteri Luar Negeri dan Ketua Parlemen Ukraina.

Jurubicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert, usai pertemuan hari Senin (17/02) di Berlin menerangkan, Merkel bersimpati pada "aspirasi rakyat Ukraina yang sah". Ia menambahkan, Kanselir Jerman berjanji akan membantu sedapat mungkin mencari penyelesaian politik bagi Ukraina dalam kerjasama dengan Uni Eropa.

Kanselir Merkel menerangkan, ia mendukung upaya oposisi untuk melakukan reformasi konstitusi dan membentuk pemerintahan transisi. Namun ia menolak tuntutan oposisi agar Jerman memberlakukan sanksi terhadap anggota pemerintahan Ukraina.

Amnesti diberlakukan

Kementerian Luar Negeri Jerman menerangkan, situasi di Kiev cukup "menjanjikan". Hari Minggu lalu (16/02) pihak oposisi mengakhiri blokade gedung balai kota di Kiev sebagai bagian dari kompromi dengan pemerintah. Kejaksaan Ukraina kemudian mengumumkan amnesti terhadap para demonstran yang masih ditahan dan menghentikan semua gugatan di pengadilan.

Bulan November lalu, Presiden Ukraina Viktor Yanukovych batal menandatangani perjanjian kerjasama dengan Uni Eropa yang sudah dipersiapkan sejak lama. Tindakan itu memicu aksi protes luas di Kiev yang menuntut agar Yanukovych mundur.

Akhir Januari lalu, PM Menteri Azarov mengundurkan diri atas tekanan oposisi. Tapi langkah itu tidak cukup untuk meredakan aksi protes. Pihak oposisi menuntut reformasi konstitusi dan pemilihan umum baru.

Klitschko ingin peran Jerman

Tokoh oposisi Vitali Klitschko, mantan juara dunia tinju yang lama tinggal di Jerman, ingin agar Jerman jadi penengah dalam kekalutan politik di negaranya.

"Saya berharap Jerman bisa memainkan peran utama dalam upaya mediasi. Kami sangat membutuhkan lebih banyak pengamat yang independen di Ukraina", tulis Klitschko di koran terbsar Jerman "Bild".

Kementerian Luar Negeri Jerman di Berlin memuji upaya penengahan yang dilakukan oleh Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa, OSCE. Duta besar Swiss di Kiev melakukan pembicaraan intensif sepanjang akhir minggu dengan pemerintah dan oposisi Ukraina. Swiss saat ini menjabat sebagai ketua OSCE.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait