Konflik Atom Iran
15 Februari 2006
WINA/HAMBURG:
Iran pertama-tama harus merebut kembali kepercayaan dunia Internasional, sebelum melanjutkan program atom untuk kepentingan damai. Demikian diserukan Menteri Luar Negeri Rusia Sergej Lawrow, setelah mengadakan pertemuan dengan pimpinan politik luar negeri Uni Eropa di Wina. Diperlukan sebuah dialog baru dengan Uni Eropa dan kerjasama erat dengan Badan Energi Atom Internasional IAEA. Hari Senin depan, Moskow dan Teheran kembali membahas tawaran untuk melakukan pengayaan uranium Iran diwilayah Rusia. Sementara itu Kanselir Jerman Angela Merkel masih melihat adanya peluang yang sesungguhnya bagi dilakukannya perundingan untuk memecahkan konfliknya. Dalam wawancara dengan majalah berita „ Stern“, ia membantah kekhawatiran, bahwa konfliknya akan dapat menyulut peperangan.