Korban Keempat Flu Burung Di Indonesia
25 Oktober 2005JAKARTA/OTTAWA
Pemerintah Indonesia hari ini membenarkan kematian orang ke-empat akibat flu Burung. Akhir September lalu, seorang pria berusia 23 tahun di Bogor dibawa ke rumah sakit dan meninggal 2 hari sesudahnya. Hasil pemeriksaan laboratorium WHO di Hongkong membenarkan penyebab kematiannya, akibat virus H5N1. Cina melaporkan munculnya kasus flu burung di Provinsi Anhui, sebelah timur negara itu. Para pakar mengkhawatirkan bahwa virus H5N1 dapat bermutasi dan menjalar dari orang ke orang. Sebuah konferensi nternasional di Kanada membahas kemungkinan untuk memenuhi kebutuhan akan obat-obatan di seluruh dunia, bila terjadi pandemi. Di Ottawa, Dirjen organisasi kesehatan dunia WHO, Lee Jong Wook, mengimbau solidaritas dengan negara-negara berkembang. – Di daerah Neuwied, negara bagian Rheinland-Pfalz dan di wilayah Göttingen, Jerman, ditemukan sejumlah burung pendatang yang mati. Penyebab kematian itu masih diteliti.