1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Korupsi di Infrastruktur yang Masih Kita Gunakan, Apa Risikonya?

02:41

This browser does not support the video element.

Cinta Zanidya
20 Juli 2026

Banyak pengguna Tol Layang MBZ tidak menyadari proyek yang mereka lewati setiap hari pernah dikorupsi. Dalam persidangan terungkap, spesifikasi konstruksi dikurangi demi memangkas biaya hingga negara merugi ratusan miliar rupiah.

Kasus korupsi proyek Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) ternyata belum diketahui oleh banyak pengguna jalan yang rutin melintasinya. Sejumlah pengguna mengaku baru mengetahui adanya kasus tersebut meski telah menggunakan tol itu sejak tahun 2020. Jaksa menyebut korupsi dilakukan melalui penurunan spesifikasi konstruksi, yang menyebabkan kerugian negara hingga mencapai Rp510 miliar.

Pakar menilai perubahan mutu konstruksi dapat memengaruhi umur layanan infrastruktur, sementara kondisi jalan yang bergelombang juga berpotensi meningkatkan risiko bagi pengguna. Indonesia Corruption Watch menyoroti lemahnya pengawasan publik terhadap proyek infrastruktur yang bersifat teknis dan menekankan pentingnya audit serta pengawasan pemerintah.