1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Kroasia Gemilang, Jerman Takluk

ging ginanjar13 Juni 2008

Jerman takluk 1-2 di tangan Kroasia yang bermain sangat mengesankan. Sementara tuan rumah Austria lolos dari lubang jarum setelah memaksakan hasil seri 1-1 dengan Polandia melalui penalti di detik-detik terakhir.

Foto: AP


Jerman masuk lapangan sebagai favorit kuat. Lebih-lebih setelah penampilan yang begitu menggigit tatkala membekuk Polandia 2-0 di pertandingan pertama. Namun menghadapi Kroasia, Jerman seperti bermain tanpa arah. Permainan cepat yang menjadi ciri Jerman sejak Piala Dunia 2006 memang masih muncul. Namun tanpa ketajaman. Begitu banyak peluang terbuang percuma atau patah di tengah jalan. Celakanya barisan belakang kesebelasan asuhan Joachim Loew ini, lain dari biasanya, cenderung rapuh.

Para pemain Kroasia tak terlalu mendapat kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Jerman. Dan akhirnya, di menit ke 24 Dario Srna menghukum ketidakdisiplinan para pemain Jerman dengan gol dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang dari Danijel Pranjic.

Di babak kedua pelatih Joachim Loew berusaha mempertajam daya serang Jerman dengan memasukkan penyerang berkecepatan tinggi David Odonkor serta Bastian Swcheinsteiger. Serangan Jerman makin bergelombang. Tetapi gol tak kunjung datang. Malah Kroasia mencetak gol tambahan di menit ke 63. Gol ini berawal dari umpan silang Ivan Rakitic ke dalam kotak penalti Jerman. Penyerang Lukas Podolski berusaha menghadang bola, namun justru karena itu bola berubah arah, membentur tiang, lalu disambut Ivica Olic yang dengan mudah menceploskannya ke dalam gawang Jens Lehman yang sudah salah langkah. 2-0.

Ketinggalan 0-2 membuat Jerman lebih mempergencar lagi serangan-serangannya. Akhirnya ada juga hasilnya. Lukas Podolski menebus kesalahannya melalui gol di menit ke 78. Menarikanya, gol ini juga tercipta dari situasi yang serupa dengan dua gol Kroasia. Yakni diawali umpan lambung, kali ini dari Philip Lamm, yang disambut Lukas Podolski di dalam kotak penalti. 2-1.

Sayang, ini hanya merupakan gol penghiburan. Gol kedua tak kunjung tercipta. Malah Jerman mendapat persoalan tambahan. Karena Bastian Swcweinsteiger terkena kartu merah setelah dengan sengaja menyikut Jerko Leko.

Pertandingan berakhir 2-1. Kroasia lolos ke babak delapan besar. Peluang Jerman memang belum sirna. Namun kalaupun lolos, kemungkinan besar sebagai peringkat kedua grup. Dan itu berarti di babak berikutnya harus menghadapi tim kuat Portugal.


Dalam pertandingan lain grup B, tuan rumah bersama, Austria lolos dari lubang jarum. Selama 90 menit mereka ketinggalan 0-1 melalui gol Roger Guerreiro di menit ke 30.


Austria sebetulnya menguasai jalannya pertandingan, dan tampil agresif. Tak terhitung peluang emas yang mereka ciptakan. Namun penampilan yang luar biasa dari kiper Artur Boruc mengagalkan segala upaya Austria. Sepertinya Austria akan menjadi tim kedua yang teringkir, menyusul jejak mitra tuan rumah Swiss. Namun di detik-detik terakhir mereka mendapat berkah. Ketika secara tidak perlu Mariusz Lewandowski menjatuhkan Sebastian Proedl di kotak penalti.

Ivica Vastic tak menyia-nyiakan tendangan 12 pas it: 1-1.

Austria pun tak jadi langsung masuk kotak, dan memperoleh perpanjangan nafas. Minimal sampai pertandingan terakhir melawan Jerman. Yang akan menentukan nasib kedua kesebelasan negara serumpun ini.