KTT India-Afrika Digelar di New Delhi
7 April 2008Kali ini giliran India mengundang negara-negara Afrika untuk menjadi mitra dagang dan investasi. Sebelumnya, di bulan November 2006 Cina sudah lebih dulu mengadakan konferensi tingkat tinggi dengan negara-negara Afrika di Beijing.
Selasa ini (08/04), KTT India-Afrika resmi digelar di New Delhi. Sedikitnya 15 pemimpin negara Afrika dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut. Sebelum KTT berlangsung, para pejabat tinggi pemerintahan, media dan menteri-menteri luar negeri kedua pihak direncanakan akan mengadakan pertemuan pendahuluan.
Menurut wartawan senior Nigeria Tunde Rehman, harapan yang disandarkan kepada KTT India-Afrika sangat besar. "Hal itu sangat jelas, walau pun saya tidak suka menyebutnya. Ini merupakan pertemuan kali pertama antara pemimpin India dan negara-negara Afrika. KTT ini akan membicarakan isu-isu penting untuk membangun hubungan kerja sama antar dua pihak. Saya pikir KTT ini sangat penting karena India dan Afrika sama-sama memiliki sejarah perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme.“
Perdagangan India dan Afrika meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir, yaitu antara tahun 2001 dan 2006, di mana transaksi perdagangan timbal balik India dan Afrika meningkat dua kali lipat, dari hampir 5,5 milyar dolar menjadi hampir 12 milyar dolar. Terakhir tercatat, transaksi perdagangan antara India dan Afrika mencapai lebih dari 12 milyar dolar.
Tujuan pertemuan puncak India Afrika ini adalah membangun kerangka institusional bagi hubungan ekonomi dan strategis yang sama-sama menguntungkan kedua pihak. Diharapkan, dalam beberapa tahun mendatang, KTT yang lebih besar akan digelar dan dihadiri hampir seluruh negara Afrika yaitu 54 negara.
Wartawan Morgan Chonya dari Zambia mengatakan, KTT India-Afrika merupakan pendorong hubungan ekonomi. Chonya menjelaskan, "Saya melihat adanya kemungkinan peta jalan hubungan, karena India sudah menanamkan modal sangat besar di Afrika. Dan ini memberi kesempatan bagi dua pihak untuk mempertimbangkan perjanjian, investasi dan kesempatan lebih lanjut serta menyediakan kesempatan bagi para delegasi di India untuk bertemu dengan mitranya dan juga bertukar informasi dari tangan pertama mengenai bidang-bidang investasi.“
Agenda pembicaraan dua pihak tersebut meliputi berbagai sektor seperti perdagangan dan investasi, energi, infrastruktur, demokratisasi, reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, perdamaian dan keamanan serta terorisme.
Walau pun dialog antara India dan Afrika sudah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, diharapkan dalam pertemuan Selasa ini (08/04) dialog antar dua pihak dapat diarahkan dan menghasilkan deklarasi untuk memantapkan hubungan India dan Afrika. Wartawan Nigeria Tunde Rehman berpendapat, kemitraan India dan Afrika akan menguntungkan kedua pihak.
Lebih lanjut Rehman, "Jumlah warga India dan Afrika sudah meliputi sepertiga jumlah penduduk dunia. Populasi yang besar dapat menghasilkan gerakan yang besar. Saya pikir Afrika dapat menarik banyak keuntungan dari teknologi tinggi yang dimiliki India. Bersatunya dua blok dapat menuntaskan banyak tugas.”
Gagasan untuk menggelar KTT India-Afrika sebenarnya sudah lama dipikirkan dan kini saat yang tepat untuk melakukannya.(ls)