1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
PolitikAmerika Serikat

AS, Jepang, India, dan Australia Umumkan Inisiatif Mineral

Tanika Godbole sumber: AFP, Reuters, AP
2 Juli 2025

Kelompok yang disebut Quad ini dijamu oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan mengumumkan inisiatif mineral penting. Kelompok ini ingin melawan dominasi Cina di bidang mineral yang penting untuk teknologi baru.

Kelompok Quad, Menlu AS Marco Rubio (kanan), Menlu India Subrahmanyam Jaishankar (kiri), Menlu Australia Penny Wong (tengah kiri) dan Menlu Jepang Iwaya Takeshi (tengah kanan)
Kelompok Quad pertama kali dibentuk oleh mendiang PM Jepang Shinzo AbelmageFoto: Jose Luis Magana/AP/dpa/picture alliance

Amerika Serikat bersama dengan Jepang, India, dan Australia mengumumkan inisiatif mineral kritis pada Selasa (01/07), di tengah kekhawatiran atas dominasiCina di bidang tersebut.

Kelompok empat negara, yang juga dikenal sebagai "Quad" ini berjanji untuk mengusahakan pasokan mineral yang stabil, yang diperlukan untuk teknologi baru.

"Ketergantungan pada satu negara untuk memproses dan memurnikan mineral penting dan produksi barang turunan membuat industri kita rentan terhadap pemaksaan ekonomi, manipulasi harga, dan gangguan rantai pasokan," tandas pernyataan bersama oleh kelompok tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu dengan rekan-rekannya di Washington, DC, meskipun hubungan antara negara-negara Quad dan AS sedang tegang karena tema tarif dan kebijakan lain Presiden AS Donald Trump.

Melacak Harta Karun dengan Teknologi Drone Tercanggih

04:03

This browser does not support the video element.

Waktunya untuk bertindak

Dalam sambutan pembukaannya, Rubio menyebut negara-negara lain sebagai mitra strategis yang penting dan mengatakan sudah waktunya untuk "bertindak" pada isu-isu tertentu.

Yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Penny Wong dari Australia, Subrahmanyam Jaishankar dari India, dan Takeshi Iwaya dari Jepang.

"Pertemuan hari ini akan memperkuat stabilitas strategis di Indo-Pasifik dan menjaganya tetap bebas dan terbuka," tulis Jaishankar di X.

Apa yang dibahas oleh anggota Quad?

Hanya sedikit rincian inisiatif yang dibagikan dan Beijing tidak disebutkan namanya, tetapi tujuannya jelas untuk mengurangi ketergantungan pada Cina untuk mineral, yang sangat penting dalam semikonduktor dan teknologi lainnya.

Pernyataan bersama tersebut menyatakan kekhawatiran atas aktivitas agresif di Laut Cina Selatan dan Laut Cina Timur yang "mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut."

Dalam komentar yang disampaikan setelah pertemuan tersebut, Rubio mengatakan bahwa ia berfokus pada diversifikasi rantai pasokan dan menginginkan "kemajuan nyata."

Kelompok Quad pertama kali disusun sebagai kelompok negara demokrasi untuk menahan pengaruh Cina.

Ayo berlangganan newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!

Mereka terakhir kali bertemu pada bulan Januari lalu, segera setelah pelantikan masa jabatan kedua Trump sebagai presiden. Namun, bertentangan dengan harapan banyak orang, Cina belum menjadi prioritas bagi pemerintahan AS ini.

Trump diperkirakan akan melakukan perjalanan ke India untuk pertemuan Quad akhir tahun ini.

Kelompok tersebut mengutuk serangan Pahalgam di India dan peluncuran nuklir Korea Utara.

Meskipun mereka memiliki fokus yang sama terkait Cina, para anggota Quad berbeda pendapat mengenai beberapa isu lain, seperti perang di Ukraina dan Timur Tengah.

 

Artikel ini awalnya ditulis dalam bahasa Jerman
Diadaptasi oleh Ayu Purwaningsih
Editor: Yuniman Farid

Kemelut Nikel di Halmahera

14:17

This browser does not support the video element.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait

Topik terkait

Tampilkan liputan lainnya