Ledakan di timur laut Myanmar menewaskan setidaknya 40 orang dan melukai sekitar 70 lainnya. Bangunan yang meledak diduga menyimpan bahan peledak untuk aktivitas pertambangan di wilayah konflik tersebut.
Ledakan itu terjadi di wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata di dekat perbatasan CinaFoto: Palaung Land/AP Photo/picture alliance
Iklan
Setidaknya 40 orang tewas dalam ledakan di sebuah bangunan di wilayah timur laut Myanmar pada Minggu (31/05). Bangunan tersebut dilaporkan menyimpan bahan peledak untuk aktivitas pertambangan.
Ledakan terjadi di desa Kaungtup, Kecamatan Namhkam, sekitar tiga kilometer dari perbatasan Cina. Sekitar 70 orang lainnya mengalami luka-luka, menurut tim penyelamat.
Wilayah itu dikuasai Ta'ang National Liberation Army (TNLA), kelompok bersenjata berbasis etnis yang kerap bentrok dengan pemerintah Myanmar.
Myanmar telah dilanda perang saudara sejak kudeta 2021 yang menggulingkan pemerintahan demokratis Aung San Suu Kyi. Sejak itu, junta militer menghadapi berbagai kelompok pro-demokrasi dan kelompok bersenjata etnis.
Aung San Suu Kyi dari Myanmar memiliki komunitas global yang mendukungnya ketika dia menjadi tahanan politik belasan tahun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir dia dihujani protes soal militer membantai Muslim Rohingya.
Foto: picture-alliance/dpa
Lahir untuk demokrasi
Aung San Suu Kyi lahir tanggal 19 Juni 1945 di Yangon, yang dulu merupakan ibu kota Myanmar di yaman koloni Inggris. Ia anak perempuan pahlawan nasional Jenderal Aung San yang menjadi korban serangan tahun 1947. Suu Kyi mengenyam pendidikan di Inggris dan pulang ke Myanmar pada akhir 1980an. Dia menjadi tokoh kunci dalam pemberontakan 1988 melawan kediktatoran militer di negara tersebut.
Foto: dapd
Tahanan Rumah
Tahun 1989, sesaat sebelum pemilu, Aung San Suu Kyi untuk pertama kalinya menjadi tahanan rumah. Hampir selama 15 tahun ini hanya mendekam di rumahnya. Setelah tahun 1995, Suu Kyi dilarang bertemu kedua putra dan suaminya, Michael Aris, bahkan setelah suaminya didiagnosis menderita kanker. Aris, terlihat di foto menampilkan gelar doktor kehormatan yang diberikan kepada istrinya.
Foto: TORSTEN BLACKWOOD/AFP
Nobel Perdamaian
Tahun 1991 Aung San Suu Kyi diberi penghargaan Nobel Perdamaian bagi "usahanya memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia." Karena ia khawatir, junta militer tidak akan mengizinkannya kembali ke Myanmar, putranya Kim yang menerima penghargaannya di Oslo. Setelah 20 tahun berselang, Aung San Suu Kyi baru bisa menyampaikan pidato penerimaannya.
Foto: AP
Bebas dari tahanan rumah
Masa tahanan rumahnya benar-benar berakhir tanggal 13 November 2010. Ini momen yang menandakan proses pendekatan antara Aung San Suu Kyi dan junta militer. Militer tidak ingin terus diisolasi oleh dunia internasional dan Aung San Suu Kyi sadar, bahwa ia hanya akan sukses juga melakukan dialog dengan pihak militer.
Foto: picture alliance/epa/N. C. Naing
Kunjungan Pertama Seorang Presiden AS
Akhir 2012, Presiden AS Barack Obama berkunjung ke Myanmar. Ia bertemu dengan Aung San Suu Kyi di rumah tempat ia menjadi tahanan selama bertahun-tahun. Lewat kunjungannya, Obama seakan menghormati perjuangan sang tuan rumah dan membantu Myanmar keluar dari isolasi.
Foto: Reuters/K. Lamarque
Penghargaan dari Berlin
Tahun 2014 Aung San Suu Kyi berkunjung selama dua hari ke Berlin. Ia bertemu dengan Presiden Jerman Gauck dan meraih penghargaan Willy-Brandt atau upayanya memperjuangkan HAM dan demokrasi. Saat itu ia menegaskan, masa depan demokrasi negaranya masih belum jelas.
Foto: picture-alliance/dpa
Disumpah sebagai anggota parlemen
Usahanya selama puluhan tahun akhirnya membuahkan hasil, dan pada tahun 2012 Suu Kyi diizinkan mencalonkan diri dalam pemilu. Dia memenangkan kursi di parlemen saat Myanmar memulai peralihannya dari pemerintahan militer. Ia menjadi pemenang dalam pemilu tahun 2015, tapi pada akhirnya ia menjabat sebagai menteri luar negeri dan penasihat negara - peran yang mirip perdana menteri.
Foto: AP
Dikritik soal Rohingya
Krisis pengungsi Rohingya sedikti mencoreng namanya. Lembaga pembela hak asasi manusia melontarkan kritik terhadap pemenang hadiah Nobel perdamaian itu. Ia dtuding tidak berupaya untuk mengatasi krisis ini. Suu Kyi dianggap takut ditinggalkan pendukungnya yang mayoritas Buddha dalam Pemilu Parlemen.
Foto: Reuters/D. Whiteside
Tidak lagi disukai
Ketika menjadi penasihat negara di tahun 2016, Suu Kyi membentuk komisi untuk menyelidiki klaim tindak kekejaman negara terhadap kaum Rohingya di negara bagian Rakhine. Suu Kyi menuding Rohingya menyebarkan "segunung informasi yang salah", dan prihatin dengan "ancaman teroris" yang ditimbulkan oleh para ekstremis. Sikapnya memicu protes di negara-negara mayoritas Muslim di seluruh dunia.
Foto: picture-alliance/Zumapress/J. Laghari
Pemilu kontroversial
Pada tahun 2020, Partai Liga Nasional untuk Demokrasi(NLD) yang berkuasa di Myanmar memenangkan pemilu 8 November, dengan kursi yang cukup untuk membentuk pemerintahan berikutnya. Namun, pihak militer, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan, mengklaim penipuan dan menuntut pemilihan baru yang diawasi oleh militer. Dengan itu muncul komentar-komentar yang menyinggung kemungkinan kudeta.
Foto: Shwe Paw Mya Tin/REUTERS
Militer menahan Aung San Suu Kyi
Aung San Suu Kyi bersama dengan beberapa sekutu politiknya, ditahan dalam penggerebekakan dini hari pada 1 Februari 2021 yang dipimpin oleh militer. Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara pemerintah sipil dan militer. Junta militer mengklaim kecurangan pemilu dan mengumumkan keadaan darurat selama setahun dan menunjuk seorang mantan jenderal sebagai penjabat presiden.
Foto: Franck Robichon/REUTERS
11 foto1 | 11
Perkembangan informasi terkini terkait ledakan
Belum ada kepastian mengenai jumlah korban jiwa. Tim penyelamat yang dikutip Associated Press menyebutkan antara 40 hingga 46 orang tewas, termasuk anak-anak. AFP melaporkan angka korban berkisar antara 46 hingga 59 orang.
Iklan
Sejumlah media lokal Myanmar, termasuk media online Shwe Phee Myay di Negara Bagian Shan, melaporkan jumlah korban tewas antara 50 hingga 55 orang.
Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan luas di wilayah sekitarFoto: Palaung Land/AP Photo/picture alliance
Menurut laporan setempat, ledakan juga merusak banyak rumah di sekitar lokasi kejadian. Tim penyelamat masih mencari korban yang diduga tertimbun reruntuhan. Rumah sakit Namhkam juga melaporkan adanya kekurangan pasokan darah untuk para korban luka.
Stasiun televisi pemerintah Cina, CCTV, melaporkan ledakan tersebut menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka serta kerusakan parah pada bangunan di sekitarnya.
CCTV menambahkan, berdasarkan penyelidikan awal, ledakan terjadi di lokasi penyimpanan bahan peledak yang digunakan untuk aktivitas pertambangan.
Gugatan terhadap Presiden Myanmar Diajukan di Indonesia, Emang Bisa?
01:53
This browser does not support the video element.
Respons kelompok bersenjata di wilayah konflik
Dalam pernyataannya di Telegram, TNLA membenarkan bahwa departemen ekonominya menyimpan gelignite, bahan peledak kuat, untuk keperluan pertambangan dan peledakan batu.
TNLA menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban dan menyatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh.
Gelignite umum digunakan dalam industri pertambangan, tetapi senyawa kimia di dalamnya dapat menjadi tidak stabil jika penyimpanannya tidak tepat dalam jangka waktu lama.
TNLA merupakan bagian dari aliansi bersenjata Three Brotherhood Alliance yang memperjuangkan hak otonomi yang lebih besar bagi kelompok etnis. Wilayah Namhkam dikuasai kelompok tersebut sejak serangan besar-besaran terhadap militer Myanmar pada akhir 2023.
TNLA sempat menandatangani gencatan senjata dengan militer Myanmar pada Oktober lalu setelah mediasi dengan Cina, tetapi ketegangan masih berlanjut.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris