1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Lobster Bagian Kehidupan dan Identitas Warga Cornwall

04:19

This browser does not support the video element.

13 Maret 2026

Lobster sejak lama menjadi menu andalan di restoran-restoran mewah dan berbintang. Tapi apa yang membuat makhluk bercapit ini begitu digemari sebagai sajian kuliner? Dan mengapa menyantapnya memicu kontroversi? Untuk menjawabnya, tim DW menyambangi Cornwall, Inggris wilayah pesisir tempat lobster bukan sekadar hidangan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari dan identitas warga setempat.

Lobster dianggap definisi kemewahan yang disajikan di piring. Apa yang membuat lobster istimewa, selain harganya? Dan mengapa kontroversial? Yang jelas, lobster hanya untuk acara istimewa. 

Koki Rick Toogood mengatakan, orang yang makan lobster pasti senang dan penuh kegembiraan. Karena sangat enak. Harganya mahal, tapi orang harus mencobanya.  

Rick tahu segalanya soal lobster, sampai ke cakar yang terakhir. Di restorannya, “Prawn on the Lawn” di kota nelayan Padstow, lobster diperoleh langsung  dari pelabuhan, yang jaraknya 300 meter dari restorannya. 

Cornwall adalah salah satu kawasan terpenting dalam hal penangkapan lobster di Eropa. Di sana ditangkap sekitar 250 ton lobster per tahunnya. Kawasan pantai yang berbatu-batu adalah ruang hidup ideal bagi lobster.