1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Mannheim Dorong Proyek Peralihan Energi

03:21

This browser does not support the video element.

21 Mei 2026

Sejak Perang Ukraina, Jerman menjalani salah satu proyek transisi energi paling menarik di dunia. Karena ketika gas murah dari Rusia tidak lagi bisa dibeli, industri manufaktur di dalam negeri terancam gulung tikar akibat lonjakan ongkos energi. Satu-satunya jalan bagi Jerman adalah menggenjot produksi energi terbarukan. Contohnya mulai bisa dilihat di kota Mannheim.

Mannheim di Jerman berpenduduk 325.000 orang dan jadi lokasi banyak pabrik. Kota itu hendak meninggalkan batu bara dan gas sebagai sumber energi dalam 10 tahun mendatang, dan melaksanakan transisi energi. Penyedia listrik lokal sudah membayangkan masa depan yang lebih baik.

CEO MVV Energie, Gabriël Clemens mengatakan, di sana ada sungai Rhein. Jadi mereka dapat menggunakan pompa panas dari sungai. Di dataran tinggi Rhein mereka dapat menggunakan energi geotermal. Mereka juga menggunakan panas dari pembangkit limbah termal, atau dari industri. "Ini juga tergantung pada secepat apa kita bisa memperoleh kerangka kerja yang stabil, dapat diandalkan dan cocok," kata Clemens.

Pembangkit energi ini menggunakan batu bara bagi sebagian besar jaringan pemanasan listrik bagi sekitar 19.000 bangunan. Namun mereka berencana akan mulai menggunakan pompa panas sungai yang tersedia, dan sebuah pompa lainnya dengan kapasitas delapan kali lipat.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait