1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
PolitikTimur Tengah

Masalah Aset Iran yang Dibekukan

01:16

This browser does not support the video element.

6 Mei 2026

Aset milik Iran senilai lebih dari 100 miliar dolar (sekitar Rp1,7 kuadriliun) telah diblokir sehingga tidak dapat diakses oleh Teheran. Aset-aset ini tidak hanya berada di AS, tetapi juga disimpan di berbagai negara.

Iran berniat untuk mencairkan asetnya yang dibekukan di berbagai negara, bernilai sekitar 100 miliar dolar AS (Rp1,7 kuadriliun). Isu ini kemungkinan akan menjadi salah satu poin utama dalam perundingan gencatan senjata atau perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran

Aset tersebut berupa dana dan properti milik Iranyang disimpan di luar negeri. Mereka tidak bisa dengan bebas mengakses uang itu karena kombinasi sanksi, putusan pengadilan, dan berbagai pembatasan. 

Menurut sumber dari Iran, jumlah terbesar berada di Cina, India, Irak, dan Qatar. Sementara itu, jumlah yang lebih sedikit disimpan di Turki, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa.

Lewatkan bagian berikutnya Topik terkait