Guna menghindari kerumunan, Menhub RI Dudy Purwagandhi menganjurkan warga untuk mudik lebih awal. Puncak arus mudik 2025 diprediksi terjadi pada tanggal 28 Maret.
Kepadatan di jalan tol Karawang saat arus mudik 2022Foto: Yuddy Cahya Budiman/REUTERS
Ajakan tersebut sejalan dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja yang dikeluarkan pemerintah. Dudy menjelaskan dengan fleksibilitas WFA, masyarakat memiliki kesempatan untuk memulai perjalanan mudik beberapa hari sebelum perkiraan puncak arus mudik.
"Kebijakan WFA merupakan peluang yang baik bagi masyarakat untuk mengatur waktu mudik mereka dengan lebih fleksibel. Kami sangat menganjurkan melakukan perjalanan mudik lebih awal, yang ini akan membantu mengurai kepadatan di jalan tol, jalur arteri, dan juga di simpul-simpul transportasi seperti pelabuhan dan terminal," kata Dudy dalam keterangan tertulis, Senin (24/3/2025).
Ayo berlangganan newsletter mingguan Wednesday Bite. Recharge pengetahuanmu di tengah minggu, biar topik obrolan makin seru!
Dudy menambahkan, perjalanan mudik lebih awal juga memberi kesempatan untuk menghindari tekanan dan kerumunan, yang dapat mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, kata Dudy, memulai perjalanan lebih awal dapat memberikan waktu lebih untuk beristirahat di perjalanan.
Iklan
Mudik awal kemungkinan lebih lancar
Ia mengungkapkan dengan berangkat lebih awal, pemudik dapat memilih berbagai moda transportasi seperti kereta, pesawat, atau bus dengan lebih mudah karena jadwal dan tempat duduk yang masih tersedia. "Ini sangat membantu menghindari kehabisan tiket di waktu-waktu mendekati puncak mudik," katanya.
Lebih lanjut, mengatakan, Kementerian Perhubungan telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dengan bekerja sama dengan lintas-kementerian, kepolisian, TNI, dinas perhubungan daerah, dan berbagai instansi terkait untuk memantau kondisi lalu lintas serta memberikan solusi atas potensi gangguan yang dapat terjadi selama masa mudik Lebaran.
Namun, kata Dudy, partisipasi aktif dari masyarakat dengan melakukan mudik lebih awal akan sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan aman bagi semua.
Umat Muslim Seluruh Dunia Merayakan Ramadan
Ratusan juta umat Muslim di dunia merayakan Ramadan dengan suasana yang berbeda-beda. Dirayakan dengan khidmat di tengah puing-puing perang di Gaza atau juga dengan parade penuh warna di Indonesia
Foto: BASHAR TALEB/AFP/Getty Images
Menjelang Iftar
Ramadan kali ini, bagi banyak keluarga suasananya sangatlah berbeda. Di Gaza, perang dan penderitaan mewarnai bulan suci ini. Di Jabalia, anak-anak menyiapkan makanan berbuka ditengah puing-puing dan tenda. Berbuka bersama selama Bulan Ramadan adalah perayaan yang meriah dimana sanak-saudara dapat berkumpul bersama.
Untuk pertama kalinya, warga Suriah dapat merayakan Ramadan tanpa kekuasaan keluarga Assad. Sejak runtuhnya kekuasaan Bashar al-Assad Desember 2024, banyak yang berharap akan masa depan yang lebih baik, bahkan setelah perang saudara yang meninggalkan banyak puing bangunan di Damaskus.
Foto: Ghaith Alsayed/AP Photo/picture alliance
Bermandi cahaya lampu di tengah reruntuhan
Di Rafah, selatan Gaza, yang telah mengalami serangan Israel selama berbulan-bulan, untaian lampu bersinar diantara puing-puing rumah yang hancur. Meja iftar panjang membentang sepanjang jalan - sebuah harapan dalam diam di tengah penderitaan - meski masih belum jelas apakah genjatan senjata yang berakhir Sabtu lalu (1/3) akan diperpanjang.
Foto: AFP/Getty Images
Panggilan beduk di Turki
Berbuka puasa di lapangan Sultan Ahmed di depan Masjid Biru di Istanbul. Sementara di saat sahur, panggilan beduk juga bergema di jalanan kota-kota Turki. Para penabuh beduk di Turki disebut "Ramazan Davulcusu," membangunkan umat muslim untuk sahur, sebelum waktu imsak tiba.
Foto: Chris McGrath/Getty Images
Pawai obor sambut Ramadan
Di Indonesia, Ramadan dimulai dengan pawai obor, salat tarawih, dan tradisi penyucian. Di Tangerang, pawai obor mewarnai jalanan. Warga begitu antusias membawa obor yang menyala sembari menyayikan lagu religi diiringi irama rebana.
Foto: Tatan Syuflana/AP Photo/picture alliance
Perayaan semua umat
Di Tangerang, komunitas Indonesia-Tionghoa merayakan Ramadan bersama dengan komunitas Islam. Dalam sebuah parade nampak tarian naga ditengah pawai obor yang diiringi gendang dan terompet. Semangat toleransi menjadi karakter Ramadan di Indonesia.
Foto: Tatan Syuflana/AP Photo/picture alliance
Awal spiritual baru
Umat Muslim di Tangerang menyiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan melakukan ritual mandi di Sungai Cisadane. Ritual pembersihan ini melambangkan awal spiritual baru.
Foto: Tatan Syuflana/AP Photo/picture alliance
Salat berjamaah di Times Square
Ditengah gemerlap lampu neon dan hiruk pikuk kesibukan di New York, ratusan umat muslim menggelar sajadah mereka. Disaksikan layar-layar besar Times Square, mereka melakukan salat tarawih. Momen Salat berjamaah ini dilakukan di tengah kesibukan kota metropolitan.
Foto: Adam Gray/AFP/Getty Images
Berdoa dan berhimpun Midrand
Di Masjid Nizamiye yang megah di Midrand, Afrika Selatan, para jemaah berkumpul untuk beribadah. Cahaya keemasan kubah menerangi malam saat imam membacakan ayat-ayat suci Al-Quran. Orang-orang dari berbagai latar belakang berdoa dan beribadah berdampingan.
Foto: Roberta Ciuccio/AFP
Ramadan di Berlin
Umat Muslim berkumpul di Masjid Sehitlik di Berlin untuk salat Tarawih pertama di bulan Ramadan. Di Berlin yang sekuler, Islam merupakan salah satu komunitas agama terbesar di ibukota Jerman itu: sekitar 10% dari populasi Berlin adalah Muslim sedang 12% beragama Protestan dan 7% beragama Katolik.
Foto: Halil Sagirkaya/Anadolu Agency/picture alliance
10 foto1 | 10
Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan aspek keselamatan selama perjalanan mudik. Pemudik diharapkan mempersiapkan kendaraan dengan baik, membawa perlengkapan yang diperlukan, serta memastikan kondisi fisik tetap prima untuk mendukung perjalanan yang aman dan nyaman.
"Semoga dengan memanfaatkan WFA dan melakukan perjalanan lebih awal, kita semua dapat merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan dan keceriaan," kata Dudy.