Menikmati Musim Panas di Jerman

This browser does not support the video element.
Hujan deras di banyak daerah. Dan sudah berhari-hari. Salah siapa? Salahnya Alfred. Begitu nama fenomena kawasan bertekenan udara rendah yang sedang bercokol di atas bagian tengah Eropa.
Cepat Pergi dari Sini
Bagian tengah Jerman adalah kawasan yang paling banyak diguyur hujan. Di Berlin misalnya, sejak awal Juni sudah turun hujan dua kali lipat dari normal. Sehingga banyak warga Berlin mendambakan pergi ke tempat lain. Pada foto tampak warga yang menunggu bis yang membawa merka ke pelabuhan udara.
Jalanan Penuh... dengan Air, Bukan Macet
Karena masa banyak orang libur, jalanan tidak penuh mobil. Tapi penuh air karena hujan. Misalnya di kota Bad Harzburg, di negara bagian Niedersachsen. Bukan itu saja. Kota ini sekarang sepenuhnya terpotong dari kawasan sekitar karena jalanan yang penuh air.
Jalan Kaki Sambil Berpikir Positif
Bagi pejalan kaki, situasinya tidak berbeda. Berjalan melewati jalanan yang penuh air. Tapi menurut Sebastian Kneipp, seorang pastur Jerman yang hidup di abad ke-19, berjalan melewati air bisa mendorong lancarnya peredaran darah, sehingga membantu kesehatan. Mungkin benar, dan lebih baik daripada merusak sepatu sendiri.
Sepatu Bot Anti Air Laku Keras
Ini dia jenis "pembungkus kaki" yang sekarang laku keras. Sepatu bot karet menolong, setidaknya jika tinggi air di jalanan tidak lebih dari 30 cm. Banyak toko sepatu kini sudah kehabisan jenis sepatu ini.
Air dari Atas, Air dari Bawah
Di kota Goslar, juga di Niedersachsen (foto) air hujan tidak bisa diserap lagi oleh tanah, sehingga menyembur ke atas dan kembali ke jalanan. Senin dan Selasa lalu, di kota ini curah hujannya sekitar 180 liter per meter persegi. Terlalu banyak bagi saluran air di bawah tanah. Akibatnya pemadam kebakaran (pada foto tampak dengan jaket oranye) harus terus membantu warga yang rumahnya tergenang air.
Topik Pembicaraan Nomor satu
Tapi perusahaan kereta api Jerman punya slogan lain untuk iklannya: "Semua orang berbicara soal cuaca kecuali kami." Kalau jalanan tidak bisa dilalui, setidaknya sebuah jalur kereta masih terbuka. Misalnya di Wernigerode di negara bagian Sachsen-Anhalt). Terutama di kawasan Harz sejumlah sungai sudah meluap.
Pasti Akan Berakhir...
Kawasan bertekanan udara rendah seperti yang dinamakan Alfred kerap membawa hujan deras. Tetapi kawasan ini akhirnya juga akan melepaskan cengkeramannya di bagian tengah Eropa. Menurut ramalan cuaca, kawasan bertekanan udara tinggi, yang dinamakan Gerd, akan membuka langit bagi sinar matahari lagi. Walaupun sedikit... Penulis: Martin Muno (ml/ap)
Cuaca di Jerman kacau. Resminya saat ini adalah puncak musim panas. Tapi sejumlah kota di Jerman diguyur hujan lebat dan kebanjiran. Begini suasana Jerman saat banjir serta bagaimana kiprah regu penolong?
Memasang Tanggul Darurat
Untuk menahan terjangan banjir, petugas pemadam kebakaran membangun tanggul darurat dari tumpukan karung pasir, seperti di kota Langenstein ini. Tujuannya untuk menstabilkan bantaran sungai. Tapi guyuran hujan terus menerus membuat tanah jenuh dan tidak stabil. Di banyak lokasi muncul ancaman tanah longsor.
Terjangan Air Tak Terbendung
Tanggul darurat juga sulit menahan terjangan banjir. Air meluap dan menggenangi kawasan serta rumah di sekitarnya. "Terjangan air tak terbendung", ujar Kai-Uwe Lohse pimpinan tim penanggulangan banjir di kota Harsleben. Petugas terpaksa mengungsikan para warga yang kebanjiran ke tempat aman.
Kebun Terendam Air
Hujan lebat terus menerus selama 48 jam, membuat sejumlah sungai meluap dan kanalisasi di perkotaan tak mampu menampung volume air. Petugas pemadam kebakaran berjuang menyedot genangan air di sebuah kebun di kota Heersum (foto). Biaya untuk pembersihan dan pembenahan kota-kota yang dilanda banjir ditaksir berjumlah jutaan Euro.
Air Menyapu Semua Halangan
Terjangan banjir mengancam jalur kereta bersejarah di Wernigerrode. Air terus menggerus tanah landasan rel kereta api. Situasi diperparah dengan naiknya muka air tanah karena tidak lagi mampu menyerap volume curah hujan. Juga muka air sungai terus naik akibat guyuran hujan.
Ekonomi Terganggu
Toko-toko dan restoran di kawasan pinggiran sungai Donau di Bayern terpaksa tutup beberapa hari karena terendam banjir. Juga perhimpunan petanji Jerman melontarkan kecemasannya, karena kemungkinan akan merugi secara finansial. Akibat terjangan banjir, diramalkan akan terjadi gagal panen di sejumlah wilayah.
Menantang Bahaya
Walau tim penanggulangan bencana memperingatkan bahaya terjangan banjir, masih ada warga yang menantang bahaya dengan berkanu ria di sungai Donau yang sedang meluap (foto). Sementara pemadam kebakaran di Braunschweig menenangkan warga, agar jangan panik, karena kota itu disebut tidak akan kebanjiran, meski permukaan air sungai terus naik.