1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Menteri Pertahanan Jerman Bertemu Sekjen PBB

21 November 2008

Dalam pertemuannya dengan Sekjen PBB Ban Ki Moon di New York (20/11), Menteri Pertahanan Jerman Franz-Josef Jung membahas upaya guna mengatasi bajak laut di Pantai Somalia.

Gebäude der UNO in New York
Markas PBB di New YorkFoto: AP

Dua kali kapal perang Jerman "Karlsruhe" yang dalam rangka operasi Enduring Freedom mengarungi pantai Somalia berhasil mengusir para bajak laut. Serangan militer tidak diperlukan, cukup dengan aksi hentakan.

Saat ini tentara Jerman juga tidak memiliki kewenangan untuk menangkap bajak laut. Tindakan penangkapan merupakan wewenang polisi Jerman. Oleh sebab itu Kamis (20/11) di New York, Menteri Pertahanan Jerman Franz Josef Jung meminta rencana operasi yang jelas bagi penugasan internasional dan peraturan yang jelas untuk memerangi para bajak laut.

Pada Kamis kemarin juga, Dewan Keamanan PBB membahas sebuah resolusi baru mengatasi pembajakan yang diusulkan Amerika Serikat dan untuk selanjutnya akan diatur. Namun pertama-tama pemerintah Jerman akan memutuskan peraturan nasional. Dikatakan

Jung: „Di sana, dimana menyangkut pula kepentingan Jerman kami akan berupaya juga adanya hal yang mengatur tentang itu, agar tidak terjadi situasi seperti yang sudah dialami, bahwa para bajak laut kembali dibebaskan. Itu bukan jalan keluarnya."

Bagaimana bentuk peraturan nasional untuk itu, tidak disebutkan Jung. Ia menunjuk bahwa departemen Pertahanan, Luar Negeri, Dalam Negeri dan Kehakiman yang terlibat dalam hal tersebut sedang mengolahnya. Dengan mandat baru dalam lingkup Uni Eropa tindakan mengatasi bajak laut dapat lebih efektif.

Jung menyambut keputusan Dewan Keamanan PBB untuk menyediakan 3000 tentara dan polisi tambahan untuk Misi PBB di Kongo, MONUC. Tambahan aparat keamanan ini akan dikirim ke Timur Kongo, guna melindungi penduduk sipil dari pertempuran antara pihak militer, pemberontak dan kelompok milisi. Pemerintah Jerman membantu penyelesaian politik dan humaniter di Kongo. Dan bantuan finansial sebesar 70 juta Euro bagi MONUC

Hari Jumat (21/11) Menteri Pertahanan Jung melanjutkan perjalanan ke Washington. Di sana ia akan bertemu dengan wakil-wakil pemerintah saat ini.

Jung bersikap optimis bahwa dengan pemerintahan administratif baru di bawah Barack Obama akan terjadi kerjasama yang efektif. Juga dalam hal tugas di Afghanistan. Keberhasilan di sana hanya mungkin terjadi melalui interaksi antara keamanan militer dan pembangunan kembali di bidang sipil.

Jung: „Dan dengan dasar ini, saya pikir kami juga dan justru dengan administrasi baru dari Presiden Obama akan bekerja sama baik. Karena kami memiliki sasaran bersama bahwa Afghanistan di masa depan mampu mandiri untuk mengurus keamanannya. Serangan teror di New York dimulai dari Afghanistan dan oleh sebab itu menjadi kepentingan kami agar Afghanistan tidak boleh kembali jatuh menjadi kamp pendidikan bagi terorisme." (dk)